oleh

Korban Pelecehan Lapor ke LPAI Majalengka Karena Kasusnya Tak Ada Kabar

-News-154 views

Min.co.id-Majalengka-Majalengka perlu lambaga perlindungan saksi khusus untuk anak pelecehan dan pemerkosaan harus dibuatkan peraturan daerah dan mengawal Ucap Aris Prayuda ketua LPAI Majalengka dikantornya jalan Babakan Majalengka pada hari Selasa (28/7/2020)

Banyaknya pemberitaan tentang pencabulan dan pemerkosaan anak.dibawah umur menjadi sorotan oleh para pendamping dan lembaga perlindungan anak di Majalengka

Seperti yang sudah dirilis dalam konferensi pers hari Senin 27 Juli 2020 oleh polres Majalengka terkait pemaksaan berhubungan intim dengan cara memaksa dan mengancam terhadap anak dibawah umur di kecamatan Jatiwangi Majalengka

Senada dengan keluarga korban pelecehan yang datang dari kecamatan Kertajati (nama dan alamat tidak mau ditulis) yang khusus mengadu ke lembaga perlindungan anak Indonesia (LPAI) setelah melaporkan pelecehan terhadap anaknya yang terjadi bulan Desember 2019

Menurut keluarga korban Kejadian tersebut sudah dilaporkan ke pihak berwajib tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan terkait kasus pelecehan tersebut diatas padahal menurut keluarga itu sudah dilaporkan pada bulan Pebruari 2020 ucapnya.

Dalam Hal ini Kanit PPA Polres Majalengka Ipda H Saepudin yang di konfirmasi langsung oleh Wartawan mincoid Mengatakan,”Kasus ini sedang ditangani karena kurangnya saksi dalam kasus ini maka kami menunggu,bukannya membiarkan.”

Sementara itu ketua LPAI Majalengka Aris Prayuda yang menerima korban dan keluarganya dikantornya setelah menerima pengaduan LPAI akan menindak lanjuti keluhan yang diajukan oleh keluarga korban dan akan di konfirmasikan ke pihak PPA polres Majalengka terkait kasus ini katanya

Bahkan menurut Aris LPAI Majalengka sudah melakukan pendampingan dalam kasus pencabulan pada tahun 2019 sebanyak 32 kasus dan pada tahun 2020 sampai bulan Juli dari 15 kasus sudah selesai kasusnya sebanyak 11 kasus ungkapnya

Bahkan LPAI bukan hanya mengawal dan menyelesaikan kasus kasus pelecehan tetapi harus sampai ke pemulihan psikologi anak atau korban tersebut karena harus dipulihkan di semua tempat rumah maupun lingkungan nya

Tetapi Aris menyayangka. Bahwa dimajalengka belum ada peraturan daerah tentang perlindungan saksi atau korban anak anak dalam hal pelecehan, pencabulan dan pemerkosaan padahal menurut Aris ini sangat rawan ancaman dan intimidasi tegasnya (topik)

Komentar

News Feed