oleh

Basarnas Gelar Simulasi Evakuasi Korban Gempa

-News-270 views

Min.co.id-Jakarta– Skenario demo Basarnas dalam rangka kegiatan Jambore SAR Nasional di Buperta Cibubur, Jakarta pada senin (24/9).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas) Marsekal Madya TNI M Syaugi, S.SOS., MM. ini diikuti oleh perwakilan Potensi SAR binaan yang ikut dalam jambore ini sebanyak 433 orang dari 38 Kantor SAR sebagai Unit Pelaksana Tugas (UPT) Basarnas se-Indonesia.

Dalam sambutanya, Kabasarnas berharap Jambore SAR Nasional ini menjadi media untuk komunikasi dan koordinasi, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bidang SAR, kesolidan, serta mempererat jalinan silaturahmi antar Potensi SAR serta Basarnas.

”Potensi SAR adalah pilar utama dalam pelaksanaan operasi SAR, kegiatan ini merupakan salah satu upaya Basarnas guna meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan sinergitas, serta merekatkan silaturahmi antara Basarnas dengan Potensi SAR,” tegasnya.

Pada skenario ini, gempa berkekuatan 7.0 SR yang mengguncang Epicentrum Bumi Perkemahan Cibubur dan sekitarnya berlangsung beberapa detik itu merobohkan rumah dan infrastruktur bangunan lainnya, sehingga membuat masyarakat panik dan dan sejumlah warga terjebak di dalam reruntuhan bangunan.

Basarnas langsung merespon bencana tersebut dan mengerahkan Satu pleton rescuer Basarnas Special Group (BSG) bergerak ke lokasi kejadian dan didukung oleh helikopter jenis Douphin untuk memantau kondisi dari udara.

Tim SAR ini dibagi menjadi 3 SAR Unit (SRU). Yang pertama SRU High Angle Rescue Technique (HART), menjebol atap rumah untuk membuat akses masuk ke dalam rumah dimana didalamnya terdapat 1 korban yang terjebak reruntuhan. Yang kedua SRU Vehicle Accident Road (VAR) dengan peralatan ekstrikasi membelah mobil dimana korban terjebak didalamnya. Dan yang ketiga, SRU Collapse Structure Search and Rescue (CSSR), tim ini yang menjebol dinding (tembok) rumah untuk mengeluarkan korban yang tertimpa reruntuhan.

Dua korban yang kondisinya cukup kritis selanjutnya dievakuasi menggunakan helikopter, sementara puluhan korban lainnya dievakuasi menggunakan jalur darat.
Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, tim SAR kembali ke markasnya masing-masing.

Jambore SAR Nasional juga akan diisi dengan beberapa serangkaian agenda acara antara lain lokakarya, bimbingan teknis, keterampilan pencarian dan pertolongan dan latihan kebugaran. (Ian)

Komentar

News Feed