oleh

TNI-Polri Gelar Apel Gabungan Pengamanan Pemilu 2019

-News-269 views

Jakarta-Polri melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka operasi kepolisian terpusat dengan sandi “Mantap Brata” yang diikuti unsur TNI dalam mempersiapkan pengamanan Pemilu 2019 di Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018).

Pada apel tersebut, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memberikan arahan kepada prajurit Polri dan TNI.

“Kita melaksanakan apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat dengan nama sandi Mantap Brata 2018, yang mengamankan penyelenggaraan pemilu tahun 2019, yang sudah dimulai dengan memasuki tahapan-tahapan penting pendaftaran sudah dimulai beberapa waktu lalu untuk legislatif maupun untuk presiden wakil presiden,” kata Tito.

Ia menjelaskan, Polri dan TNI bersinergi membuat rencana pengamanan yang lebih detail, kemudian TNI-Polri mengedepankan langkah-langkah proaktif, dan preemptif untuk mendeteksi, mengintegrasi potensi konflik, dan setelah itu mencegahnya agar tidak pecah menjadi konflik.

“Ketika terjadi konflik maka harus cepat diselesaikan dengan mengindahkan standard operating yang ada, termasuk di antarnya perlindungan hak asasi manusia serta tidak mengorbankan kekerasan yang berlebihan,” ujarnya.

Kapolri mengungkapkan, perlunya mewaspadai kondisi kerawanan Pemilu 2019. Oleh karena itu, operasi Mantap Brata 2018 diselenggarakan selama 397 hari.

“Keadaan ini perlu kita waspadai bersama. Oleh karena itu kepolisian menggelar operasi Mantap Brata 2018, meskipun berlanjut ke 2019, yang berlangsung selama 397 hari, dimulai hari Kamis, 20 september sampai dengan 397 hari ke depan,” jelasnya.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yakin kepada prajurit Polri dan TNI yang diterjunkan dalam pengamanan Pemilu 2019 akan dapat berkerja maksimal dengan berkaca pada pengalaman pengamanan seperti Pilkada serentak, dan Asian Games.

“Anda mampu mengamankan kegiatan mudik balik lebaran 2018, pilkada serentak, Asian Games 2018 semua berjalan lancar. Kita dituntut saat ini juga, selanjutnya KTT IMF, pengamanan Natal, Tahun Baru, dan Pemilu 2019,” kata Hadi. (Yan)

Komentar

News Feed