oleh

Bupati dan Dandim 0617 Nyatakan Pentingnya Imunisasi Kekebalan Terhadap Radikalisme dan Terorisme

-News-446 views

Min.co.id-Majalengka-Bupati pimpin Rakor terbatas bersama Polres dan TNI tentang penanggulangan pencegahan terorisme di gedung yudha, rabu (16/5/2018).

Bupati Majalengka Dr. H Sutrisno, SE, M.Si membuka acara tersebut didampingi Dandim 0617 Letkol Arm Novi Herdian, Waka Polres Kompol Ijang Safei, SH.

Bupati mengatakan bahwa Wilayah Jawa Barat ada 6 Kabupaten yang di protek dari produk gerakan teror diantaranya Indramayu, Ciamis, tasik kota, tasik Kabupaten, Cirebon dan majalengka dengan itu bupati mengharapkan Camat untuk segera rapat koordinasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama, menurut Bupati banyak cara apalagi kita mau masuk ke bulan puasa ambil momen buka puasa Taraweh keliling dan bila ada yang mencurigakan agar segera dikordinasikan.

Bupati merencanakan dalam Jangka panjang informasi untuk lebih insentif Perlunya ulama memberikan sebuah penyegaran dan peran pendidikan untuk memberikan Imun kebaikan mengenai paham dari ideologi lain dan ideologi kita adalah hanya pancasila kata buapati.

Kapolres Majalengka AKBP Noviana Tursanurohmad lewat Wakapolres Kompol Ijang Safei, SH mengatakan kita sepakat untuk bersama melawan teroris yang sedang terjadi beda dengan yang dulu simbol Barat sekarang turunan isis direkrut sekeluarga sangat tidak berprikemanusiaan dan polisi dukung langkah Bupati dengan meningkatkan Siskamling dan Wakapolres memohon bantuan ulama berikan ceramah yang terkait teroris. Melaksanakan turun ke masyarakat pada Taraweh keliling dan  pesan Kapolres kita sama melaksanakan patroli Razia tempat yang rawan seperti kontrakan tamu dari luar dan rt/rw harus waspada pada tamu yang datang katanya.

Dandim 0617 Letkol Arm Novi Herdian mengatakan bahwa pertama harus mengetahui bahwa teroris merupakan organisasi terorganisir yang akan meresahkan masyarakat dan bahwa teroris tidak identik dengan janggot karena kita semua bisa jadi korban Dandim 0617 mengharapkan sudah waktunya ada imunisasi kekebalan terhadap teroris sedini mungkin karena biar tidak cepat rusak generasi dan biar tidak sakit tentang pemahaman radikal agar cepat disembuhkan oleh Ulama dan Kyai.

Dari semua yang hadir Bupati, Kapolres, Dandim 0617, Dan Lanud S. Sukani, Dan Yonif Raider 321 Kostrad Galuh Taruna, Sekda, Asda 1, Kejaksaan, Ketua DPRD, Kemenag, Ketua MUI, KUA, Camat, Kapolsek, Dan Ramil, OPD, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat menyepakati untuk membuat spanduk bahwa Islam Bukan Teroris dan Teroris bukan Islam. (topik)

Komentar

News Feed