oleh

Pringsewu Kabupaten ODF Pertama di Sumatera

-News-567 views

Min.co.id-Pringsewu-Kabupaten Pringsewu saat ini tercatat sebagai kabupaten ODF pertama di Provinsi Lampung dan bahkan di Pulau Sumatera.

Hal ini setelah dilakukannya deklarasi Open Defecation Free (ODF) dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Senin (14/5) di lapangan perkantoran Pemkab Pringsewu.

Hadir dalam acara tersebut Dirjen Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI dr. Imran Agus Nurali, Sp.K.O., Kasubdit Sanitasi Direktorat Perkotim Kementerian Bappenas Ir.R. Laisa, .M.Med., S.C., Kasubdit Pengelolaan Air Limbah Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Kementerian PU dan Perumahan Rakyat Suharsono Adi Broto, S.T., M.M.,  Pjs Gubernur Lampung yang diwakili Direktur RSUD dr. Abdul Moeloek dr. Patdilangga bersama jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, Wakil Bupati Pringsewu Dr.H. Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., Direktur Eksekutif AKKOPSI Josrizal Zain, perwakilan Pemkot Cimahi dan Pemkab Malang, serta Provinsi Sumatera Barat, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu H. Stiyono, S.E., Dandim 0424 Letkol Arh. Anang Hasto Utomo,  Wash Advisor V4CP SNV Bambang Pujiatmoko beserta jajaran SNV dari Negeri Belanda, para pejabat Pemkab Pringsewu, perwakilan pemerintah kabupaten kota se-Provinsi Lampung, para camat dan uspika serta kepala pekon dan lurah se-Kabupaten Pringsew

Bupati Pringsewu H. Sujadi dalam sambutannya mengatakan  saat ini Indonesia masih menghadapi tantangan untuk menuntaskan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019  yang menetapkan tercapainya akses 100% air minum memenuhi syarat, 0% kawasan pemukiman kumuh, 100% akses sanitasi layak.

Untuk mendukung target tersebut,  kata bupati, Pemerintah Kabupaten Pringsewu  telah menargetkan ODF pada akhir 2017 lalu. “Pada tahun 2014 penduduk Pringsewu yang menggunakan jamban sehat baru mencpai 65 %, kemudian pada tahun 2015 setelah adanya dukungan dari SNV dengan melakukan pendampingan yang dipusatkan di Kecamatan Pagelaran, sehingga pada tahun 2016 telah dicanangkan deklarasi ODF untuk Kecamatan Pagelaran. Guna mendukung tercapainya program tersebut, Pemkab Pringsewu mengeluarkan  sebuah aturan tentang percepatan universal akses Kabupaten Pringsewu di tahun  2017. Strategi yang digunakan dalam upaya percepatan tersebut yaitu dengan merubah pola pikir  yaitu dari program menjadi gerakan sehingga kami mengeluarkan kebijakan  tentang  Gerakan Bersama Rakyat Kabupaten Pringsewu ODF atau Gebrak ODF,” katanya.

Gubernur Lampung Didik Suprayitno  dalam sambutan tertulis yang dibacakan Direktur RSUD dr.Abdul Moeloek dr.Patdilangga menyampaikan selamat untuk Kabupaten Pringsewu sebagai satu-satunya kabupaten di Pulau Sumatera yang telah 100% ODF.

Diungkapkan Gubernur, di Provinsi Lampung saat ini ada 3 kabupaten yang diintervensi langsung oleh pemerintah pusat terkait masalah stunting, yakni Lampung Timur, Lampung Tengah dan Lampung Selatan. “Kabupaten Pringsewu tidak termasuk di dalamnya, ini berarti bahwa Pringsewu sudah dianggap baik dan sehat,” ungkapnya.

Dirjen Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI dr.Imran Agus Nurali, Sp.K.O, mengapresiasi Kabupaten Pringsewu yang telah mendeklarasikan ODF. “Pendeklarasian ini diharapkan dapat memacu dan memotivasi kabupaten dan kota lainnya di seluruh Indonesia,” harapnya.

Menurutnya, komitmen pemerintah daerah yang besar merupakan kunci keberhasilan STBM ketika setiap individu dalam suatu komunitas tidak lagi melakukan perilaku buang air besar sembarangan yang berpotensi menyebarkan berbagai penyakit. “Komitmen pemerintah daerah ini dapat ditunjukan dengan alokasi anggaran APBD untuk program sanitasi, khususnya kegiatan pemicuan masyarakat. Hal ini menjadi penting karena paradigma yang dibangun oleh STBM mengedepankan pembangunan sanitasi berbasis partisipasi dan pemberdayaan masyarakat, bukan pembangunan berbasis konstruksi dan subsidi,” ujarnya.

Sementara Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., sebagai Ketua Satgas Gebrak ODF Kabupaten Pringsewu dalam kesempatan tersebut menambahkan dalam rangka mensukseskan serta mengejar target ODF 100%, pihaknya bekerjasama dengan menggandeng sejumlah pihak diantaranya aparat kepolisian dan TNI, serta Kementerian Agama beserta tokoh agama dan masyarakat. “Bahkan melalui khotbah Jumat, juga disampaikan mengenai ODF dan jihat sanitasi ini,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, juga dibacakan Ikrar para camat dan kepala pekon se Kabupaten Pringsewu dalam rangka ODF 100%. (Agus/red*)

Komentar

News Feed