oleh

Disinformasi Adalah Tantangan Media Ke Depan

-News-215 views

Jakarta-Presiden Direktur Metro TV Tomi Suryopratomo mengungkapkan soal tantangan pers nasional kedepan. Ia mengatakan tantangan itu berbeda dengan di awal reformasi saat media dihadapkan pada tantangan yang lebih berat pada persoalan hukum.

“Tantangan media kedepan adalah kita dihadapkan pada disinformasi yang sangat luar biasa,” ujar Tomi dalam sosialisasi jadwal penjaringan calon anggota Dewan Pers periode 2019 – 2022 di Gedung Dewan Pers, Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (5/10/2018).

Disinformasi menurutnya sangat berbahaya bagu publik karena dapat membuat orang salah memahami esensi dari pokok persoalan. Untuk itu, media mainstream menurutnya tetap harus kembali pada esensi dasar dari media.

Media, tutur Tomi, memmpunyai peran untuk menangkap dengan cepat dan tepat setiap peristiwa atau perdebatan pemikiran yang kemudian harus dikomunikasikan kepada publik secara akurat. “Agar menjadi satu domain yang tidak menyesatkan,” tandasnya.

Dalam menjaring calon anggota, Dewan Pers sendiri telah menyusun syarat-syarat umum dan administrasi. Calon anggota juga nantinya diminta menandatangi Pakta Integritas yang telah disepakati.

Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) Dewan Pers direncanakan selesai melakukan seIeksi administrasi pada awal November 2018 dan memilih 18 nama calon. Selanjutnya, BPPA akan meminta publik dan komunitas pers untuk memberikan masukan atas 18 calon tersebut.(akrt)

Komentar

News Feed