oleh

LAM Riau Menyayangkan Ujaran Kebencian Jony Boyok

-News-276 views

MIN.co.id-Pekanbaru–Lembah Bantuan Hukum LAM Riau Bersama FPI Kota Pekanbaru dengan Front Pembela Bumi Lancang Kuning Gelar Konferensi Pers di Aula LAM Riau Terkait postingan ujaran kebencian pada account Facebook bernama Jony Boyok beberapa hari yang lalu.

Dalam keterangan Pers, LAM Riau menyikapi ujaran kebencian yang di lontarkan Jony Boyok dan menyayangkan sikap tersebut, selanjutnya LAM Riau menunjuk empat orang pengacara terkait ujaran kebencian.

Keempat pengacara yang akan mengawal kasus ujaran kebencian terhadap UAS diantaranya : Datuk Zulkarnain Nurdin, Datuk Aziun, Datuk Wismar dan Datuk Aspandiar, keempat pengacara ini juga sebagai pengurus LBH LAM Riau.

Siang ini direncanakan, para pengacara ini akan melaporkan pemilik account Facebook bernama Joni Boyok tersebut ke Reskrimsus Polda Riau.

“Siang ini kita akan mengadukan account Facebook Joni Boyok tersebut ke Reskrimsus sebagai dugaan tindak pidana,” kata Zulkarnain Nurdin di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Kamis (6/9/2018).

Laporan terhadap pemilik account Facebook bernama Jony Boyok tersebut menurut Zulkarnain, sebagai bentuk delik aduan, sebagai dasar bagi kepolisian bekerja. Selanjutnya langkah ini juga dilakukan, agar jangan sampai terjadi upaya penegakan hukum di negeri ini dengan melanggar hukum, masukan kedalam KUHP Pasal 27 dimana Pelaku akan dikenakan kurungan selama 4 Tahun atau denda sebesar 750 Juta.

“Kita tidak mau menenggakan hukum dengan melanggar hukum. Karena kita tahu, ucapan menghina dengan mengatakan “Dajjal” terhadap Ustadz Abdul Somad ini tentu sebagai hinaan terhadap ulama yang bergelar Datuk Seri, yang dalam tradisi Melayu, adalah gelar kehormatan yang juga sudah menjadi tokoh Nasional,” papar Datuk Zulkarnain kesal Menyayangkan Sikap Jony Boyok.

Hal Senada disampaikan oleh Datuk Aspandiar yang juga bagian dari LBH LAM Riau,” Delik aduan ini akan segera kita laporkan dan kawal ke pihak kepolisian, sehingga kasus ujaran kebencian ini tidak dianggap sepele dan harus ada efek jera penegakan hukum buat pelaku penghinaan dan ujaran kebencian kepada UAS”, Ungkapnya dalam Konferensi Pers.

Perihal UAS menyikapi Jony Boyok yang menghinanya dalam Facebook, LAM Riau melalui Datuk Gamal Nasir sampaikan secara pribadi UAS sudah memaafkan Jony Boyok, namun secara hukum menyerahkan permasalahan ini kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia. (MN)

Komentar

News Feed