oleh

Pertokoan Jatinegara Di cat Warna Warni Sambut Asian Games 2018

-Tak Berkategori-170 views

Min.co.id-Jakarta- pertokoan di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, akan dicat warna-warni. Hal ini dilakukan untuk mempercantik kawasan Jatinegara sebagai salah satu kawasan percontohan di Jakarta Timur, serta mendukung perhelatan Asian Games 2018.

“Kegiatan kita hari ini melanjuti kawasan Jatinegara setelah menjadi bulan tertib kota, hari ini kita berbenah, kita kerja bakti dan mengecat warna-warni,” kata Camat Jatinegara Nasrudin Abu Bakar, Minggu (6/5/2018).

Kata Nasrudin, terdapat sekitar 30 toko di sepanjang Jalan Bekasi Barat, yang rencanannya disulap menjadi pertokoan dengan desain cat warna-warni.

“Akan ada gapura dan taman di pasar hewan, sudah kita imbau kepada seluruh pemilik toko, dan mereka mendukung. Ini dikerjakan secara swadaya, kita juga memberikan kawasan Jatinegara bernuansa yang indah dan enak dipandang mata,” papar Nasrudin.

Nasurudin mengungkapkan, konsep warna-warni ini sebagai bentuk menyambut perhelatan akbar Asian Games 2018 yang akan digelar pada Agustus mendatang. Rencananya, proses pengecatan akan dilakukan secara bertahap.

“Bulan Agustus nanti kan kita menjadi tuan rumah Asian Games ya, dan kita Jatinegara juga berbenah selain menyambut HUT DKI Jakarta, HUT RI, dan juga Asian Games. Mudah-mudahan berbenah ini kita berikan nuansa lain di Jatinegara,” harapnya.

Rini (40), salah satu pemilik toko, menyambut senang konsep warna-warni di tokonya tersebut.

“Yang pasti seneng ya, karena ini kan sebagai bentuk dukungan kami juga kepada pemerintah dalam menata kawasan Jatinegara ini, tentunya kami mendukung dan setuju,” tuturnya.

Walau begitu, dirinya berharap konsep ini dapat diterapkan di seluruh pertokoan di Jatinegara, sehingga tidak hanya di titik tertentu saja. Sehingga, masyarakat juga merasa nyaman jika berada di kawasan Jatinegara, serta membuang pemikiran masyarakat tentang Jatinegara yang semrawut.

“Ya berharap dengan konsep warna-warni ini makin rame nanti yang datang. Cuma memang kalau bisa PKL-PKL juga dapat diberikan tempat, jangan sampai udah bagus tapi PKL masih menjamur, jadi terlihat malah enggak bagus nantinya,” papar Rini. (wk)

 

Komentar