oleh

Disdik Majalengka Sosialisasikan Percepatan Reformasi Pendidikan Tahun 2022

Min.co.id – Majalengka – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Majalengka sudah melakukan sosialisasi percepatan reformasi pendidikan pembelajaran paradigma baru pada satuan pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka tahun 2022 bersama Bupati Majalengka Karna Sobahi, hal tersebut bertujuan guna menjunjang pengembangan kemampuan dalam membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Demikan dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka Dr. Hj Lilis Yuliasih, M.Pd

Hal ini dibenarkan Kepala Dinas bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka bersama Bupati Majalengka Karna Sobahi mengunjungi sekolah sekolah di berbagai kecamatan guna mensosialisasikan percepatan reformasi pendidikan pembelajaran paradigma baru pada satuan pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka tahun 2022 ujarnya, Kamis (1/9/2022).

Menurut keterangannya, di dalam kurikulum pembelajaran terutama untuk pendidikan dasar, kemampuan memecahkan masalah kognitif dan sosial akan menjadi sangat penting untuk memenuhi kehidupan dan keterampilan yang sangat dibutuhkan di masa depan. Ke depan, kata Lilis, siswa siswi akan siap dan mampu bersaing ketika mereka berkecimpung di dunia kerja maka di dalam kurikulum dicantumkan terkait kemampuan mereka yang dibutuhkannya.

Sementara itu, Bupati Majalengka Karna Sobahi mengatakan bahwa kurikulum pendidikan untuk seluruh jenjang pendidikan harus dikembangkan dan dievaluasi guna perbaikan secara terus menerus. Dan arah perubahan kurikulum yang perlu dilakukan adalah revisi standar capaian yang perlu diterbitkan dalam pembelanjaran yang lebih sederhana.

Ditambahkannya, literasi teknologi dan literasibdigital sangat penting dimasukkan di dalam kurikulum pembelajaran untuk era saat ini. Selain itu untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia yant unggul di masa yang akan datang. Sedangkan kurikulum sendiri harus terus diadaptasi sama seperti pola belajar yang harus terus diadaptasi. (red)

Komentar

News Feed