oleh

Polri Bersama Forkopimko, Tim Pemenangan 01 dan 02 serta Caleg se-Jakarta Utara Gelar Deklarasi Damai

-News-144 views

Min.co.id-Jakarta-Dalam rangka menciptakan suasana aman dan damai pasca pemungutan suara Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara bersama perwakilan partai hingga tokoh masyarakat serta agama, menggelar deklarasi pernyataan sikap damai dan apresiasi penyelenggaraan Pemilu 2019.

Acara ini dihadiri Forkopimko, seluruh perwakilan partai, perwakilan tim pemenangan pasangan calon (Paslon) Presiden 01 dan 02, hingga calon legislatif (Caleg) di Jakarta Utara.

Untuk mencapai tujuan terciptanya situasi keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pasca Pemilu 2019, Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol. Budhi Herdi Susianto mengajak masyarakat untuk mendeklarasikan satu tekad menciptakan situasi aman damai dan sejuk.

“Hari ini kita segenap komponen masyarakat bersama Forkopimko Jakarta Utara, beserta dengan seluruh tim pemenangan, baik itu paslon 01 maupun 02 serta para caleg yang ada di wilayah hukum Jakarta Utara. Mendeklarasikan satu tekad keinginan kita untuk membentuk atau menciptakan situasi Kamtibmas di wilayah Jakarta Utara yang aman, damai dan sejuk pasca Pemilu 2019,” ungkap Kombes Pol. Budhi Herdi Susianto , di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (29/04/2019).

Kondisi aman, damai dan sejuk ini, diharapkan dapat berjalan hingga penetapan hasil Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia pada Rabu (22/05/2019) mendatang.

Namun, bila terdapat oknum yang tidak mengindahkan situasi tersebut, pihaknya akan memproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kalau itu memang pelanggaran pidana Pemilu, maka sarananya melalui Bawaslu duhulu dan penegak hukum terpadu (Gakkumdu). Namun kalau tindak pidana umum, maka kami dari kepolisian sudah bisa langsung memproses pelanggaran tersebut,” jelas Kapolres Jakarta Utara.

Sementara, Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim menghimbau kepada masyarakat, agar tidak mudah terprovokasi sehingga berdampak pada perpecahan.
Suasana aman, damai dan sejuk tentunya harus bersama-sama diciptakan tak hanya pada masa pemilu. Namun juga selalu diciptakan selama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdiri.

“Masyarakat jangan mau dipecah belah. Sampai saat ini, proses perhitungan suara masih berada di tingkat kecamatan. Mari kita bersama-sama menjaga situasi aman, damai dan sejuk hingga adanya keputusan KPU RI,” tegas Wakil Wali Kota Jakarta Utara.

(ng/sw/hy)

Komentar

News Feed