oleh

Laga Persahabatan Pemkot Surakarta vs Bhayangkara Solo FC Tersaji di Stadion Manahan

Min.co.id-Solo-Keseruan dan gelak tawa hingga tepuk tangan menghiasi laga persahabatan Bhayangkara Solo FC vs tim senior Pemkot Surakarta, di stadion Manahan Solo, Jum’at malam (27/11/2020).

Pasalnya dalam pertandingan persahabatan ini mempertemukan Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono yang juga selaku CEO Bhayangkara Solo FC bertanding melawan Walikota Solo F.X Hadi Rudyatmo yang menurunkan tim senior Pemkot Surakarta.

Aksi jual beli serangan terjadi dalam pertandingan. Meskipun tidak sehebat anak-anak asuhnya dalam Bhayangkara Solo FC, namun tiada yang menyangka aksi Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono dalam menggiring si kulit bundar patut diacungi jempol.

Bahkan stamina pernapasan Irjen Pol Istiono patut di sejajarkan dengan pemain senior timnas. Meskipun diakuinya berat, namun terbukti dirinya terus aktif bermain selama 30 menit pertandingan.

“Sudah lama tidak pernah main, merasa bermain 30 menit saja sudah merasa berat untuk nafas ukuran usia kita.” katanya saat ditemui turun minum pertandingan.

Lanjutnya, Irjen Pol Istiono yang tampil mengenakan jersey Bhayangkara Solo FC dengan nomor punggung 11 menyampaikan kebersamaan dalam laga persahabatan Bhayangkara Solo FC dengan Pemkot Surakarta sangat luar biasa.

“Kebersamaan kita dengan Pemkot hari ini sungguh luar biasa. Jadi sama-sama dengan teman-teman senior pemain Pemkot mencoba dan tim baru kita merasakan lapangan ini telah dan akan digunakan kompetisi internasional tentunya sangat memadai,” tambahnya.

Bhayangkara Solo FC unggul 2-0 dari Pemkot Surakarta. Gol diciptakan oleh Paul Munster dan Kadispora Jateng Joni. Aksi gol tercipta berkat kerjasama umpan satu dua COO Bhayangkara Kombes Sumardji dengan pemain muda Bhayangkara.

Sementara, Walikota Solo F.X Hadi Rudyatmo mengakui laga persahabatan ini sebenarnya untuk tim manajemen Bhayangkara Solo FC, namun ternyata sebagian yang diturunkan adalah pemain-pemain muda profesional Bhayangkara.

“Paling tidak teman-teman mengenal pemain Bhayangkara Solo FC. Karena kemarin rencananya launching selesai kami ajak untuk bermain manajemennya, namun ternyata yang dimainkan pemainnya, ya Ndak apa.” kata Walikota Solo.

“Kita senang. Kehadiran Bhayangkara solo FC bisa memotivasi pemain bola yang ada di Solo. mudah-mudahan 30 persen yang ada di kuota Bhayangkara Solo FC anak-anak Solo ada yang terjaring. Seperti salah satunya Tri Wahyu. Paling tidak kita bangga ikut membesarkan si Tri sekarang jadi pemain di Bhayangkara Solo FC.” tandasnya (rls)

Komentar

News Feed