oleh

Keakuratan Data Bantu Penyusunan Kebijakan Ekonomi

-News-1.301 views
min.co.id/Jakarta – Pemerintah saat ini sedang mendesain satu blok kebijakan pemerataan ekonomi yang berkeadilan, dengan tiga pilar utama yakni lahan, pelatihan dan pendidikan vokasi, dan kesempatan. Kebijakan Ini untuk melengkapi dan meneruskan pola pembangunan yang berjalan dua tahun terakhir di bidang infrastruktur, deregulasi, debirokratisasi, pengembangan industri, pariwisata, dan sejumlah sektor lainnya.
Menko Perekonomian Darmin Nasution pun menekankan pentingnya validitas data. “Buat saya, data itu sesuatu yg sangat vital dalam memahami ekonomi kita. Jika dilihat, data makro (hasilnya) cukup baik. Growth walaupun 5.02 % tahun lalu, sudah berbalik arah dari tahun 2015 yg mencapai bottom terendah”, ujar Darmin kala meluncurkan Data Hasil Pendaftaran Usaha/Perusahaan Sensus Ekonomi 2016, Kamis (27/4) di Jakarta.
 Darmin pun mengungkapkan hal menarik. Untuk pertama kali sejak reformasi, perekonomian Indonesia mencapai perkembangan yg positif dalam sejumlah indikator makro sekaligus. “Growth (pertumbuhan ekonomi) kita membaik, tingkat pengangguran, kemiskinan, gini ratio, semua turun. Orang makro akan bilang, indikasi perekonomian kita baik. Tapi apa betul sebaik itu, mestinya data (sensus ekonomi) ini yang akan menjelaskan, menunjukkan seperti apa struktur perekonomian kita”, ujar Darmin.

Komentar

News Feed