oleh

Raker Komisi IV DPR RI Dengan KKP, Pentingnya Peningkatan TPI Ke Pelabuhan Perikanan Nusantara & Kesejahteraan ABK

-Politik-132 views

Min.co.id-Indramayu – Dalam kurun waktu yang begitu lama dari tahun ke tahun Kabupaten Indramayu mempunyai potensi penghasil ikan berskala Internasional karena dari kapasitas penangkapannya begitu melimpah dengan ukuran kapal 100 s/d 200 ton.

Sehingga kapasitas Tempat Pelelangan Ikan ( TPI ) Karangsong tidak memenuhi kebutuhan.

Ono Surono,S.T, Dalam Raker Komisi IV dengan Kementrian Kelautan Perikanan ( KKP )@kkpgoid, Selasa 27/1/2021 mengatakan Soal pentingnya peningkatan status TPI dari Pangkalan Pendaratan Ikan Indramayu menjadi Pelabuhan Perikanan Nusantara. Saat Menteri membuat target Penerimaan Negara Bukan Pajak ( PNBP ) untuk Perikanan Tangkap dari yang semula 600 Milyar menjadi 12 Trilyun dengan asumsi besarnya pungutan didasarkan pada hasil produksi maka yang harus perhatikan adalah Pelabuhan Perikanan

Pelabuhan yg berfungsi salah satunya sebagai bongkar muat, distribusi dan pemasaran ikan serta data produksi hasil penangkapan ikan, maka peran @kkpgoid dalam mengelola pelabuhan harus maksimal. Jadikan pelabuhan sebagai “gerbang utama” peningkatan produksi perikanan tangkap.

Perhatikan pelabuhan perikanan kecil dengan jumlah kapal yang banyak dan besar seperti contohnya dikarangsong Indramayu menjadi Pelabuhan Perikanan Nusantara/Samudra dengan segala fasiltas pendukungnya, Selain itu kesejahteraan para Anak Buah Kapal ( ABK ) wajib juga diperhatikan karena belum ada regulasi yang mengatur sistem penggajian mereka, Hal itu bisa dimulai dengan memberikan ABK sertifikasi keahlian yang bisa dikeluarkan dari Badan Nasional Sertifikasi profesi banyak juga nelayan yang tidak lulus SD dan SMP,. Tegasnya   ( Andry )

Komentar

News Feed