oleh

Akbid Ar Rahmah Bandung memperingati Hari Kartini

min.co.id/Bandung – Perjuangan RA Kartini pada zamannya yang telah memperjuangkan “emansipasi wanita,” dengan semboyannya “Habis Gelap Terbitlah Terang,” telah memberikan pencerahan kepada para wanita yang kini hidup dan berkarya pada  abad XXI.

RA Kartini memang telah wafat dengan menyandang gelar Pahlawan Nasional, namun semangat juang dan jiwa patriotiknya telah menginspirasi Kartini-Kartini muda untuk mensejajarkan diri dengan kaum pria dalam meraih pendidikan dan kedudukan baik di Pemerintahan maupun dalam bidang yang lainnya.

Begitupun yang telah ditunjukkan oleh Yuliati, Am.Keb.,S.Kep.,MM.Kes. pada Kamis(20/4/17), telah dilantik menjadi Direktur Akademi Kebidanan Ar Rahmah Bandung, sebagai wujud emansipasi wanita, yang sebelumnya jabatan ini disandang oleh Plt. Direktur DR. H. Lili Wahyu Muslihat, M.Sc. yang bergender pria.

Sebagai rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pahlawan pejuang wanita Indonesia khususnya RA KARTINI yang lahir pada 21 April 1879 dan wafat pada 17 September 1904, istri dari Rd. Adipati Joyodiningrat. Bertempat di Kampus Akbid Ar Rahmah Bandung telah diadakan Peringatan hari lahir RA Kartini pada Kamis(20/4/17), berbarengan dengan pelantikan Direktur Akbid Ar Rahmah Bandung.

Bertemakan “Dengan semangat Kartini, melalui kepemimpinan baru kita tingkatkan kualitas Akbid Ar Rahmah dan Profesionalisme Bidan,” maka diharapkan para alumnus Akbid Ar Rahmah Bandung dapat menjadi Kartini yang Profesional dalam rangka mengisi kemerdekaan sebagai pelanjut Perjuangan RA KARTINI

Untuk memeriahkan Harlah RA Kartini yang ke-138, semua Mahasiswi Akbid dan Dosen Wanita mengenakan pakaian kebaya, dilengkapi juga dengan bazar stand makanan-minuman oleh mahasiswi tiap angkatan, ibu Dharma wanita dan civitas Akbid Ar Rahmah Bandung. (Red)

Komentar

News Feed