oleh

MTsN Purwakarta Setiap Tahun Selalu Jadi Serbuan Calon PDB

-News-217 views

Min.co.id, Purwakarta – Dengan metode belajar yang bagus dan adanya pondok pesantren yang dikelola oleh MTsN Purwakarta tak hayal setiap Penerimaan Peserta Didik Baru setiap tahunnya sekolah tersebut selalu menjadi buruan orang tua yang menginginkan anaknya sekolah di MTsN.

Kepala sekolah MTsN Purwakarta Drs. H. Jarirudin, M.Pd, saat ditemui di kantor Kemenag Purwakarta menuturkan, tidak dipungkiri MTsN Purwakarta setiap tahunya selalu diserbu pendaftar PPDB, hal tersebut disebabkan metode pembelajarannya baik di pondok maupun yang tidak sudah sangat baik dan semua siswa dengan mudah bisa menerima, Kamis (25/4)

Dijelaskanya, untuk tahun ini pendaftar sekitar 900 peserta itu baru dibuka 3 hari, namun untuk tahun ini lebih banyak peserta yang tidak bisa diterima dikarenakan aturan pemerintah baik di Kemendikbud maupun di Kemenag sekarang sudah menerapkan peraturan yang sama, “Dari pendaftar sekitar 900, kami cuma terima 320 siswa untuk 10 kelas, padahal tahun sebelumnya kami menerima 480 siswa jadi yang tidak diterima tahun ini lebih banyak”.

Di MTsN sendiri tambahnya tidak menerapkan sistim zonasi, tapi ada beberapa calon siswa yang kurang mampu yang berdomisili di lingkungan sekitar sekolah tetap kami prioritaskan, “mengenai zonasi kami tidak terapkan itu, soalnya pendaftar sendiri untuk yang ingin mondok banyak yang berasal dari luarkota seperti dari Jakarta,  Subang, Karawang, Bekasi bahkan ada yang dari Kalimantan juga ada,” tuturnya.

Dengan aturan tersebut banyak orang tua siswa yang merasa kecewa dengan tidak diterimanya anaknya di MTsN Purwakarta “kami berharap kepada pemerintah kususnya untuk MTsN Purwakarta agar diberi kuota lebih, 10 kelas tersebut sebenarnya kami memaksakan, beberapa orang tua memohon agar kelas ditambah, maka kami membagi satu kelas yang kebetulan agak luas kami bagi menjadi dua kelas dengan maksud agar keinginan orang tua dapat kami penuhi”, demikian Drs. H. Jarirudin, Kepala Sekolah MTsN Purwakarta. (Agus)

Komentar

News Feed