oleh

Pecahkan Rekor,Ratusan Ribu Calon Anggota Polri Tanda Tangani Pakta Integritas

-News-91 views

Min.co.id-Jakarta-Kepolisian Republik Indonesia menargetkan, sekitar 100 ribu lebih calon anggota polri menandatangi pakta integritas di Mako Brimob akan memecahkan rekor.

“Sementara ini sekarang sudah 100 ribuan (terdaftar) ya. Ini masih terus berjalan. Iya tadi kita menggandeng MURI dan melihat ini memang unik, spektakuler bagi mereka. Sehingga ini mendapatkan penghargaan berupa rekor MURI. Ini baru pertama kali di seluruh Indonesia,” kata Asisten SDM Polri, Irjen Eko Indra Heri, Minggu (24/3/2019).

Selain penandatangan oleh ribuan calon anggota Polri, acara yang bertempat di halaman Mako Brimob, Jalan Pasir Gunung Selatan, Cimanggis, Depok turut dimeriahkan dengan atraksi terjun payung dan polisi cilik.

Eko mengatakan, ini merupakan kali pertama pakta integrtas dilakukan di tempat terbuka. Itu menunjukkan keterbukaan dalam seleksi calon anggota Polri.

“Sebelumnya kita lakukan di dalam ruangan dan tidak bersamaan, tahun ini kita jadi kan satu, seluruh Indonesia, dengan maksud untuk lebih menggelorakan sekaligus memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa polri melakukan recruitment ini sesuai dengan motto kami, bersih transparan, akuntabel, dan humanis,” tutur Eko.

Eko mengatakan, tahun ini Polri menerima 9.500 calon anggota. Sebanyak 350 orang diantaranya dididik di Akademi Kepolisian.

“Untuk Akpol itu 350 ya. Untuk bintara 8750. Selain itu ada tamtama, 300. Kemudian ada SIPSS. SIPSS sudah pendidikan 75 kemarin,” ungkapnya.

Eko juga menyinggung tentang praktek percaloan dilakukan untuk lolos sebagai calon anggota Polri. Tahun ini Polri sudah menangkal hal itu dengan membuat program whistleblowing system.

“Setiap penerimaan polri ini selalu ada orang-orang, oknum-oknum yang bilang bisa membantu, itu selalu. Oleh karena itu kami sudah membuat tadi namanya whistleblowing system sehingga nanti masyarakat yang melihat adanya penyimpangan, bisa, tanpa diketahui identitasnya, dia akan bisa melaporkan kepada kita,” ujarnnya.

“Jadi tolong kepada orang tua, bersama anak-anak kita yang ikut seleksi ini, jangan percaya pada calo atau siapa pun yang mengaku atau bisa menolong. Tidak ada yang bisa menolong, semua tergantung pada kemampuan dia sendiri,” imbuhnya.{NTMC Polri}

Komentar

News Feed