oleh

Kadisparbud Ikuti Syukuran Potong Tumpeng Grumala

Min.co.id -Grumala adalah salah satu komunitas grup majalengka baheula yang didirikan oleh Nana Rukmana alias Naro tahun 2014 yang kemudian berkembang dan diikuti oleh 18.000 orang yang tersebar tidak dari Majalengka saja tapi dari luar Majalengka, Grumala berkumpul mengadakan potong tumpeng bertempat di Sanggar Gosali Cibolerang Jatiwangi, Sabtu (24/02/18).

Kegiatan grumala sendiri adalah banyak menggali yang berkaitan dengan sejarah dan informasi Majalengka yang masih banyak tercecer dan belum sempurna.

Sementara itu, Dr Andi Imanwandi sebagai ketua yayasan majalengka baheula didepan rengrengan grumala mengatakan dengan sudah keluarnya badan hukum mengenai grup majalengka baheula maka diharapkan grumala ini akan lebih eksis lagi dalam kegiatan menggali sejarah dan informasi tentang Majalengka.

“Kita harapkan grumala lebih aktif lagi untuk menggali sejarah,” ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka H. Gatot Sulaeman yang didampingi oleh Prof Ika Jatnika sesepuh grumala dan H. Asep Asdha dari Talaga Manggung dengan dibentuknya grumala menjadi yayasan diharapkan lebih bisa bekerjasama dengan pemerintah dan komunitas lainnya salah satunya Dewan Kesenian Kebudayaan (Dekkma ) Majalengka yang sudah ada eksisnya dengan pemda tinggal meningkatkan komunikasi dan sinergitas .

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang pertama oleh Ketua Yayasan Dr Andi Imanwandi.

“Semoga dengan diadakannya syukuran ini Yayasan Majalengka Baheula lebih solid dan bisa maju sesuai harapan Grumala,” pungkasnya. (topik)

Komentar

News Feed