oleh

Tim Garuda Indonesia Akui keunggulan Korea Selatan

-Olah raga-229 views

Timnas Indonesia U-23 harus mengakui keunggulan Korea Selatan 1-2 dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (23/6/2018) pukul 18.00.

Laga ini merupakan bagian dari persiapan Timnas Indonesia untuk menghadapi Asian Games 2018 pada bulan Agustus mendatang.

Di awal-awal laga Timnas U-23 mampu mengimbangi permainan umpan-umpan pendek Korea Selatan.

Menggunakan formasi seperti biasa, 4-2-3-1 Luis Milla memilih menempatkan duet M. Hargianto bersama Nelson Alom sebagai pengatur kedalaman lini tengah.

Namun, jarang bermain bersama imbasnya Hargianto dan Alom sering miss komunikasi dan membuat lini tengah Korea Selatan nyaman memainkan bola lewat lini tengah.

Sesekali tim Garuda Muda mengancam lewat kecepatan dua sayapnya Riko Simanjuntak dan Febri Hariyadi, ditambah percobaan tendangan dari luar kotak pinalti oleh Septian David.

Bermain imbang di awal-awal laga tidak serta merta membuat Garuda Muda konsisten dan menjaga skor, menjelang laga berakhir lini pertahanan Indonesia kehilangan konsentrasi.

Lewat skema sepak pojok Korea Selatan di menit ke-42 berhasil membuka keunggulan Tim Ginseng menjadi 1-0 lewat sundulan bek Jeong Taewook.

Meski Indonesia sempat merespon lewat kerja sama apik Riko dan Beto, namun masih gagal untuk menyamakan kedudukan sampai turun minum skor tetap 0-1 untuk keunggulan Korea Selatan.

Mengawali babak kedua Timnas U-23 melakukan beberapa perubahan, Stefano Lilipaly dan Osvaldo Haay dimasukan Luis Milla menggantikan Septian David dan Riko Simanjuntak.

Masuknya Lilipaly yang menempati posisi nomor 10 sedikit mampu memberikan variasi di link penyerangan Garuda Muda.

Peluang Garuda Muda didapat pada menit ke-48, namun tendangan Febri Hariyadi hasil kerjasama dengan Lilipaly masih lemah dan bisa di tangkap kiper Korea Selatan.

Sepuluh menit berselang giliran Korea Selatan yang mengancam lewat sundulan Lee Sangmin ke gawang yang kosong, namun Rezaldi Hehanusa masih sigap menghalau bola masuk ke gawang Awan Setho.

Di menit ke-69, Garuda Muda mendapatkan peluang emas dari sontekan Osvaldo Haay di depan gawang Korea Selatan hasil umpan Beto, namun sayang masih sedikit melebar di kanan gawang.

Di menit ke-77 Timnas U-23 kembali mendapat peluang emas saat Febri yang merebut bola di pertahanan Korea Selatan berhasil berlari sendirian dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper.

Tapi sayang, lagi-lagi penyelesaian akhir menjadi permasalahan, winger Persib Bandung itu tidak tenang dan tendangannya mengenai kaki kiper.

Menit ke-84 giliran Korsel yang mendapat peluang hasil blunder Hanif Sjahbandi yang salah oper, bola sudah melewati kiper Awan Setho tapi beruntung masih ada Hansamuyama yang menghalau bola.

Pada menit injury time akhirnya tribun Stadion Pakansari pecah menyambut gol untuk Indonesia, sang kapten, Hansamuyama Pranata berhasil memanfaatkan umpan Febri dengan sundulannya.

Gol Hansamu itu sekaligus berhasil menyamakan kedudukan Indonesia atas Korea Selatan menjadi 1-1.

Kedudukan 1-1 tidak berselang lama, semenit kemudian Han Seunggyu berhasil membawa Korea Selatan kembali unggul 2-1 hasil dari skema tendangan bebas.

Skor 2-1 untuk kemenangan Korea Selatan pun berakhir sampai peluit panjang berbunyi, Indonesia kembali gagal membawa kemenangan dari pertandingan uji cobanya jelang Asian Games 2018.

Daftar susunan pemain kedua tim:

Indonesia:

  1. Ridho (Awan Setho 45′), Putu Gede (Gavin Kwan 60′), Hansamuyama, Ricky Fajrin, Rezaldi Hehanusa (Bagas Adi 73′), M. Hargianto (Hanif Sjahbandi 73′), Nelson Alom (Zulfiandi 60′), Riko Simanjuntak (Osvaldo Haay 45′), Septian David (Stefano Lilipaly 45′), Febri Hariyadi, Beto Goncalves (Saddil Ramdani 73′).

 

Korea Selatan:

2. Kang Hyeonmu, Jeong Taewook, Hwang Hyunsoo, Lee Siyoung, Kim Jinya, Kim Hyeonug (Cho   Yumin 65′), Kim Geonung, Lee Jinhyun (Han Seunggyu 65′), Lee Donggyeong, Kim Jungkin, Lee Keun Ho.( tbn jkt)

 

 

 

 

Komentar

News Feed