oleh

Ini Komentar Ketua LSM Penjara Indonesia Setelah Membantu Warga Majalengka yang Ditahan LPK di Bekasi

-Opini-242 views

Min.co.id, Majalengka – Kepedulian Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penjara Indonesia dibuktikan dengan adanya hadir saat salah seorang tenaga kerja yang merasa sakit karena pendarahan dan tidak diperbolehkan pulang oleh tempat penampungan kerjanya karena harus ada uang tebusan.

Menurut Ketua DPD LSM Penjara Indonesia Jawa Barat DB. Setiabudi. M.Pd, MM yang lebih akrab disapa Budi membenarkan bahwa timnya turun tangan dalam membantu memulangkan salah seorang warga Majalengka yang meminta bantuan tersebut dan berakhir dengan mulus walaupun ada perdebatan sengit tapi korban bisa pulang ungkap Budi kepada jurnalis media min.co.id di kantornya, Sabtu (23/1/2021).

Budi juga menuturkan bahwa dalam hal ini seharusnya pemerintah lebih selektif dalam menerima pengajuan perijinan LPK dan bisa melakukan pengawasan secara ketat terhadap jalannya LPK yang sekarang lagi marak.

Bahkan masih kata Budi, yang tadinya pemerintah memberikan ijin dengan tujuan baik kepada LPK tapi bisa menjadi keluar dari koridor semestinya akhirnya bertentangan dengan peraturan perundang-undangan seperti UU HAM pungkas Budi.

Menurut pantauan jurnalis media min.co.id dilapangan langsung bahwa tim yang turun langsung menangani pembebasan adalah Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Kabupaten Bekasi JM. Hendro dan Mulyadi DPC LBH Bekasi, Bunda Alya Maqdis Pemerhati Sosial dan Keluarga.

Sementara kronologisnya adalah saat LSM Penjara Indonesia melihat ada warga Majalengka yang pingin pulang karena sakit pendarahan tapi merasa ditahan dan disekap oleh lembaga penyalurnya di Bekasi dari situ akhirnya mengerahkan anggotanya untuk membantu membebaskan warga tersebut tegas Budi. (topik)

Komentar

News Feed