Demi Masa Depan Anak Indramayu: Dari Ruang Rapat, Harapan Itu Dirajut

Min.co.id | Di sebuah ruangan sederhana di Aula DP2KBP3A Kabupaten Indramayu, Kamis siang (09/04/2026), bukan sekadar rapat yang berlangsung. Di sana, harapan tentang masa depan anak-anak Indramayu perlahan dirajut.

Para pejabat, aparat, dan perwakilan instansi duduk berdampingan. Mereka datang bukan hanya membawa data, tetapi juga tanggung jawab besar: memastikan setiap anak tumbuh dengan hak yang terpenuhi, aman, dan bermartabat.

Bagi Atin Justinah, Rakor Kabupaten Layak Anak (KLA) bukan sekadar agenda tahunan. Ada makna yang lebih dalam. Ia menyebut anak sebagai investasi masa depan bukan dalam angka, tetapi dalam harapan yang harus dijaga bersama.

“Anak-anak ini kelak yang akan melanjutkan kita. Mereka harus kita pastikan tumbuh dalam lingkungan yang mendukung,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.

Namun di balik semangat itu, ada tantangan yang tak selalu terlihat. Kepala DP2KBP3A, Iman Sulaeman, mengakui bahwa perjuangan tidak selalu tentang program besar. Kadang, justru hal kecil seperti pendataan dan dokumentasi menjadi penentu.

“Banyak yang sudah kita lakukan, tapi sering kali tidak tercatat dengan baik. Padahal, itu adalah bukti nyata kerja kita untuk anak-anak,” tuturnya.

Di sudut lain, perwakilan dari Polres Indramayu, Kejaksaan Negeri Indramayu, hingga Badan Pusat Statistik ikut menyimak dengan serius. Mereka memahami, perlindungan anak bukan tugas satu instansi melainkan kerja bersama.

Sesi demi sesi berjalan, hingga pemaparan dari Faisan CB mengingatkan bahwa perjuangan ini belum selesai. Verifikasi dari pusat akan ketat, menuntut bukti nyata, bukan sekadar wacana.

Namun di balik semua angka dan indikator, ada cerita yang lebih besar. Tentang anak-anak yang berhak atas pendidikan layak, perlindungan dari kekerasan, serta ruang untuk tumbuh dan bermimpi.

Rakor ini mungkin hanya berlangsung beberapa jam. Tetapi dampaknya diharapkan bertahan jauh lebih lama dalam kehidupan setiap anak di Indramayu.

Karena pada akhirnya, membangun Kabupaten Layak Anak bukan soal penghargaan semata. Ini tentang memastikan setiap tawa anak tetap terjaga, setiap mimpi mereka memiliki tempat untuk tumbuh, dan setiap masa depan mereka tidak terabaikan.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: Diolah dari Diskominfo Indramayu

Komentar

News Feed