Polda Jabar Resmi Luncurkan Logo “Jaga Lembur Sauyunan”

BANDUNG | Polda Jawa Barat resmi memperkenalkan logo “Jaga Lembur Sauyunan”, sebuah identitas baru bagi program penguatan keamanan berbasis komunitas (community policing) yang dirancang untuk memperkuat kemitraan antara polisi dan masyarakat.

Peluncuran ini disampaikan oleh Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan melalui Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H, Rabu (26/11/2025).

Kombes Hendra menjelaskan bahwa logo ini bukan hanya simbol visual, tetapi representasi nilai budaya Sunda, profesionalisme Polri, dan semangat kebersamaan dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Logo ini dirancang dengan mengusung nilai budaya Sunda, profesionalisme Polri, serta komitmen pelayanan berbasis kemitraan bersama masyarakat,” ujar Kabid Humas.

Logo disusun dengan sejumlah unsur yang masing-masing memiliki makna mendalam terkait misi Polri dalam menciptakan wilayah Jawa Barat yang aman, tertib, dan harmonis.

Bentuk Perisai, Melambangkan perlindungan, ketangguhan, dan kesiapsiagaan polisi dalam menjaga masyarakat. Perisai menggambarkan komitmen Polri hadir sebagai pelindung dalam segala situasi.

Angka “24/7” dan Warna Melambangkan Siaga Tanpa Henti, 24/7 : Siap melayani dan hadir kapan pun masyarakat membutuhkan, Hijau (2): Kedamaian, harapan, dan ketenangan, Kuning (4): Energi, loyalitas, dan semangat pengabdian, Biru (7): Profesionalisme, kepercayaan, dan integritas.

Roda Bergigi, Simbol kerja sama lintas unsur, sinergi berkelanjutan, dan gerak dinamis Polri dalam menjaga ketertiban.

Tulisan “SAUYUNAN”, Mengandung arti gotong royong dalam bahasa Sunda—menegaskan bahwa keamanan adalah hasil kerja bersama antara Polri dan masyarakat.

 Tulisan “JAGA LEMBUR” dan Kepala Macan Hitam, “Jaga Lembur” berarti menjaga kampung, mengekspresikan kedekatan Polri dengan warga hingga tingkat desa, Macan Hitam, ikon Jawa Barat, melambangkan keberanian, kekuatan, dan ketegasan dalam menghadapi ancaman.

Kujang di Kanan dan Kiri, Warisan budaya Sunda yang menjadi simbol kehormatan dan identitas. Penempatannya memperkuat akar budaya dalam program keamanan modern.

Warna Merah dan Kuning pada Pita, Merah : Keberanian dan pengorbanan, Kuning : Kejayaan, keadilan, dan niat baik dalam pengabdian.

Kombes Hendra menjelaskan bahwa logo ini menggambarkan semangat polisi Jawa Barat yang siap siaga 24 jam, bekerja sauyunan (bersama-sama) dengan masyarakat, menjaga kampung agar tetap aman, tenteram, dan kondusif.

“Logo ini mencerminkan kesiapsiagaan, semangat kebersamaan, profesionalisme, dan nilai budaya Sunda yang menjadi karakter utama Polda Jabar,” ujarnya.

Dengan hadirnya identitas baru ini, Polda Jabar berharap program “Jaga Lembur Sauyunan” semakin mudah dikenali, diterima, dan didukung oleh masyarakat luas.

Program ini ditujukan untuk, mencegah potensi kerawanan, meningkatkan kepekaan lingkungan, memperkuat hubungan komunikasi antara polisi dan warga, serta membangun rasa aman melalui kolaborasi tanpa sekat.

Polda Jabar meyakini bahwa keamanan paling efektif terwujud ketika polisi dan masyarakat berjalan beriringan sauyunan demi Jawa Barat yang lebih aman, kuat, dan berbudaya. (*)

Komentar

News Feed