Tim Gabungan Polres Tanjungperak Amankan 6 Remaja Gangster di Surabaya, Satu Bawa Celurit

Min.co.id ~ Tanjung Perak ~ Dalam operasi gabungan yang digelar pada Kamis dinihari (4/7/2024), Tim Gabungan Satsamapta dan Unit Jatanras Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim berhasil mengamankan enam remaja di Jalan Kalianak Barat, Surabaya. Keenam remaja tersebut diduga merupakan anggota gangster bernama Team Error Surabaya (TES).

Kapolres Pelabuhan Tanjungperak, AKBP William Cornelis Tanasale, melalui Kasihumas Iptu Suroto mengungkapkan identitas para remaja yang ditangkap, yaitu MVA (14), FQ (15), ARPI (16), NAA (14), DAR (16), dan MIU (15). Mereka berasal dari berbagai wilayah di Surabaya termasuk Jalan Kalianak dan Morokrembangan.

“Para remaja tersebut diamankan di Jalan Kalianak Barat Surabaya pada Kamis dinihari 4 Juli 2023,” ujar Iptu Suroto, Sabtu (6/7/2024).

Penangkapan ini berawal dari laporan warga yang curiga terhadap aktivitas sekelompok anak muda tersebut. Merespons laporan itu, Tim Gabungan Satsamapta dan Unit Jatanras Satreskrim Polres Tanjungperak segera mendatangi lokasi. Mereka menemukan para remaja ini sedang berkumpul di sekitar pukul 02.00 dini hari.

“Saat penggeledahan, salah satu dari mereka membawa senjata tajam jenis celurit,” tambah Iptu Suroto.

Selanjutnya, keenam remaja tersebut dibawa ke Mapolres Tanjungperak untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan, penyidik menetapkan satu orang sebagai tersangka yaitu MVA, yang kedapatan membawa senjata tajam.

“Pemuda berusia 14 tahun asal Jalan Kalianak Barat Surabaya itu jadi tersangka karena kedapatan membawa senjata tajam,” jelas Iptu Suroto.

Sementara itu, lima remaja lainnya yang masih berusia di bawah umur akan diserahkan kepada petugas Satpol PP Pemkot Surabaya untuk pembinaan lebih lanjut.

“Mereka rata-rata masih di bawah umur dan berstatus pelajar di Kota Surabaya,” tambah Iptu Suroto.

Tersangka MVA kini ditahan dan akan dijerat dengan pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata tajam. Penahanan dan proses hukum ini diharapkan dapat memberikan efek jera serta mencegah aktivitas gangster di kalangan remaja.(*)

Editor : Achmad

Komentar

News Feed