Menelusuri Jejak Serigala dan Durian Runtuh: TPPP Polrestabes Surabaya Berhasil Menggagalkan Aksi Tawuran

Min.co.id ~ Surabaya ~ Di balik gemerlapnya kota Surabaya, tersembunyi ketegangan antara dua kelompok remaja yang hendak terlibat dalam aksi tawuran. Namun, rencana mereka untuk menyalurkan kekerasan itu digagalkan oleh Tim Patroli Perintis Presisi (TPPP) Polrestabes Surabaya.

Pada Senin, 15 April 2024, sekitar pukul 05.17 WIB, TPPP Polrestabes Surabaya melakukan langkah cepat setelah mengetahui kedua kelompok tersebut akan melakukan aksi tawuran. Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Teguh Santoso, S.E., menjelaskan bahwa informasi tentang rencana mereka didapat melalui media sosial, tepatnya live streaming.

“Kedua kelompok ini, yang dikenal dengan nama Serigala Pusat dan Durian Runtuh SBY, ternyata sedang melakukan live streaming sebelum melakukan aksi tawuran,” ungkap Teguh.

Tanpa ragu, tim patroli segera menuju lokasi yang disebutkan dalam live streaming tersebut. Kedua kelompok remaja yang ketakutan berhamburan, tetapi akhirnya 7 orang dari mereka berhasil diamankan oleh polisi.

“Kita berhasil menangkap 7 remaja yang mengaku sebagai gangster anak-anak salah asuhan,” tambah Teguh dengan nada lega.

Meskipun kedua kelompok tersebut sempat berusaha melarikan diri dan membuang senjata tajam yang mereka bawa, namun upaya mereka sia-sia. Tim patroli berhasil mengamankan dua celurit yang mereka rencanakan untuk digunakan dalam aksi kekerasan tersebut, bersama dengan beberapa sepeda motor dan ponsel yang mereka miliki.

Tidak berhenti di situ, Unit Reskrim Polsek Simokerto Surabaya juga melakukan penyelidikan lebih lanjut. Akhirnya, seorang remaja bernama ARM dari Sombo Surabaya ditetapkan sebagai tersangka karena kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit dengan ancaman hukuman yang serius.

Keberhasilan TPPP Polrestabes Surabaya dalam menggagalkan aksi tawuran ini menjadi bukti nyata komitmen mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Dengan tindakan cepat dan tepat, mereka berhasil mencegah potensi konflik yang dapat membahayakan masyarakat serta membawa para pelaku ke dalam jalur hukum yang benar. (ach)

Editor : Abyd

Komentar

News Feed