oleh

Université Savoie Mont Blanc Chambéry Prancis Gelar Pekan Indonesia

Min.co.id, Jakarta – Tahun akademik baru telah dimulai kembali di Prancis. Mulai semester ini, pembelajaran tatap muka telah dimulai dan ditargetkan 100 persen kembali dilaksanakan secara normal.

Setelah kurang lebih satu semester sebelumnya, pembelajaran dilaksanakan secara hibrida, daring, dan juga banyak kampus yang menyelenggarakan secara luring penuh, tentu model pembelajaran tersebut diadaptasikan dengan situasi penyebaran pandemi COVID-19.

Menyambut mahasiswa baru dan kembalinya mahasiswa di kampus, Université Savoie Mont Blanc (USMB) menggelar Pekan Indonesia yang dimulai 8 sampai 15 September 2021. Dalam rangkaian tersebut, diadakan pelatihan gamelan, konferensi/seminar tentang budaya dan sistem pendidikan di Indonesia, sajian menu makanan khas Indonesia, serta kelas pengenalan Bahasa Indonesia di USMB.

“Kepada para peserta saya sampaikan bahwa kerja sama dalam bermain gamelan merupakan representasi budaya gotong royong yang ada di Indonesia,” ujar Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Paris, Warsito, seperti dikutip dalam rilis Kemendikbudristek di Jakarta, Sabtu (18/9/2021).

Atdikbud KBRI Paris diundang dalam kegiatan pembukaan Pekan Indonesia tersebut. Hadir pada pembukaan, Rabu (15/9) tersebut, Pr. Philippe Gallez (Président Université Savoie Mont Blanc), Aurélie Le Meur (Wakil Walikota), Pr. Laurence Vignolet (Vice-Présidente en charges des relations internationales), Emilie Viret-Thasiniphone (Directrice des relations international USMB), François Palumbo (Directeur de l’IUT de Chambéry), Pr. Hervé Boileau, dan Jean-Pierre Goudard (Ketua asosiasi gamelan Kotekan).

Presiden USMB dan Atdikbud memberikan sambutan apresiasi pada acara pembukaan tersebut. Profesor Philippe menyampaikan, bahwa kegiatan pekan Indonesia ini sebagai salah satu perwujudan kerjasama yang baik sejak sepuluh tahun terakhir dan hingga saat ini antara USMB dengan banyak perguruan tinggi di Indonesia. Setiap tahun, lebih dari 10 mahasiswa USMB melakukan magang di Indonesia. Kegiatan ini juga sebagai momen mengevaluasi dan memperkuat realisasi kerjasama akademik USMB dengan banyak kampus di Indonesia.

Atdikbud juga berkesempatan untuk mengunjungi pelatihan gamelan Bali yang diadakan di Salle de danse de l’Espace Emilie-Allais oleh Jean-Pierre Goudard dari asosiasi Kotekan. Pelatihan gamelan diikuti oleh para mahasiswa USMB dan terbagi menjadi beberapa sesi, yakni 16 kelompok yang tiap kelompoknya sekitar 25-30 peserta.

Di tengah kegiatan Pekan Indonesia, Atdikbud juga memberikan seminar mengenai budaya dan sistem pendidikan di Indonesia kepada sivitas USMB. Kegiatan diadakan secara hybrid dan disiarkan melalui platform jaringan kampus USMB.

Selain melalui bahasa dan musik, makanan Indonesia juga diperkenalkan di restoran USMB selama tiga hari, pada menu makan siang. Menu masakan khas Indonesia yang disajikan adalah bergantian mulai dari ikan sambal bali, nasi goreng dan dua menu lainnya.

Atdikbud KBRI Paris berkesempatan untuk mencicipi makanan Indonesia di Resto U USMB pada Senin, 13 September 2021. Siang itu, setidaknya lebih dari 1000 mahasiswa USMB kampus Bourget du Lac mencicipi makanan menu Indonesia di resto U. Salah satu dari mahasiswa menyampaikan bahwa baru kali ini mengetahui makanan Indonesia dan beruntung dapat merasakannya.

Untuk kelas Bahasa Indonesia di USMB akan dilakukan secara luring dan daring. Kegiatan akan dimulai pada awal November 2021. (Sumber: infopublik.id)

Komentar

News Feed