oleh

TARI TOPENG BLEKNONG Kabupaten Indramayu

Min.co.id  – Indramayu – Di masa Pandemi Covid 19 masyarakat khusunya kabupaten Indramayu sekarang ini lagi krisis ekonomi sehingga seniman untuk berkarya membutuhkan anggaran yang sangat besar dan akhirnya pemikiiran seniman memberikan sebuah kretifitas hasil karya yang muncul dari jati diri ucapan atau kata – kata yang keluar dari mulut sebagai sumber bunyi itu musik khas tari topeng Bleknong Indramayu.

Suherna Guru Seni Kampus Hijau mengatakan bahwa Karya yang dihasilkan oleh seniman tersebut harus mempunyai bentuk paten sehingga karya lain, yang mengikuti karya tari topeng bleknong indramayu bisa lebih menghargai hasil karyanya dengan langkah Berkoordinasi dari pelaku seniman tersebut.

“Sehingga seniman Indramayu ketika membuat karyanya sesuai dengan ciri khasnya masing – masing”. Tegasnya.

Lanjutnya, menurut Seniman Ade Topeng adanya ciri khas musik tari topeng bleknong indramayu yang pakai mulut adalah pembelajaran dimana orang tua kepada anak anak sepuya bisa mengikuti irama yang akan menuju ke wiraga, wirama dan wirasa kerena kemajuan jaman anak muda sekarang lebih melihatnya kemedsos dari pada belajar kepada para pelaku seni.

Adanya kreatifitas palaku seni tidak menyalahkan generasi baru karena dengan era digilitasi itu memang menjadi kreatifitas anak muda di era sekarang tetapi anak di era digital ini harus belajar kepada para seniman alam yang tidak mengenal teknologi.

Selain itu, Ade topeng mempunyai inspirasi bisa mengkaloborasikan antara Alam dan Teknologi untuk para seniman terdahulu dengan kreatifitas anak muda Sekarang ” itu akan lebih dahsyat menjadi warna Indramayu yang mengangkat derajatnya sehingga lebih Bermartabat. Ungkapnya. (Andry)

Komentar

News Feed