oleh

Apa Itu Epidural Hematoma (EDH),Bagaimana Penanganannya

Min.co.id-Jakarta-Epidural Hematoma atau perdarahan Epidural adalah suatu kondisi dimana darah masuk  dan menumpuk menjadi bekuan darah di dalam  ruang yang terdapat di antara tulang tengkorak  dengan selaput otak bagian luar (duramater),yang disebabkan adanya retakan atau patahan pada tulang tengkorak yang disebabkan karena cedera benturan pada kepala.

Kasus Epidural Hematoma adalah kasus yang bisa merenggut nyawa korbannya jika terlambat ditangani.Oleh karenanya penting bagi pembaca untuk mengetahui informasi seputar Epidural Hematoma (EDH).

Apa penyebab  EDH?

Pada umumnya EDH terjadi karena trauma fisik yang menyebabkan cedera benturan pada kepala seperti tabrakan atau kecelakaan,kekerasan fisik pada kepala,jatuh,atau cedera benturan saat berolahraga.

Mengapa bisa terjadi ?

.Akibat retakan atau patahan pada tulang tengkorak, menyebabkan terjadinya robekan pada lapisan selaput otak luar (duramater),pembuluh darah,atau bagian otak.Darah yang mengumpul di dalam rongga epidural dapat menyebabkan penekanan dan pembengkakan pada otak yang menyebabkan peningkatan tekanan di dalam ruang kepala (intracranial) yang dapat berakibat fatal pada otak maupun kematian.

Bayi,balita dan anak-anak memiliki resiko lebih tinggi terjadi EDH apabila mengalami benturan kepala,hal ini disebabkan karena tulang yang masih lunak serta  selaput yang menyelimuti otak belum sepenuhnya melekat erat dengan tulang tengkorak.

Beberapa kondisi lain yang dapat meningkatkan resiko terjadinya EDH diantaranya:

  • Lanjut usia
  • Tengah mengkonsumsi obat pengencer darah
  • Tidak memakai alat pelindung diri kepala saat berkendara dengan motor atau berolahraga
  • Aktifitas fisik yang tinggi dan berisiko

Gejala Epidural Hematoma

Gejala yang dialami oleh penderita bervariasi,tergantung berat ringannya mekanisme terjadinya benturan kepala.Gejala yang muncul dapat dirasakan beberapa menit sampai beberapa jam setelah benturan pada kepala terjadi.

Beberapa gejala  yang umum terjadi :

  • Sakit kepala dari ringan sampai berat
  • Pusing yang timbul terus menerus
  • Mual dan muntah
  • Mengalami kebingungan
  • Lupa kejadian,waktu dan tempat
  • Kejang
  • Salah satu sisi bagian tubuh mengalami kelemahan
  • Kesadaran menurun hingga sulit di bangunkan

Sebagian penderita Epidural Hematoma dapat mengalami gejala yang berpola yang dinamakan interval lucid,gejala itu diawali dengan pingsan setelah kejadian kemudian sadar Kembali,dasn beberapa saat kemudian kesadarannya Kembali hilang.

Diagnosis Epidural Hematoma

Dibawah ini adalah beberapa tes diagnosis yang akan dilakukan oleh dokter:

1.Anamnesa/alloanamnesa dan tes pemeriksaan neurologi

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai mekanisme kejadian,keluhan dan gejala yang dialami,serta memeriksa kesadaran,kemampuan gerak,sensorik,keseimbangan dan juga fungsi sistem saraf pusat (otak dan tulang belakang).

2.CT SCANPemeriksaan penunjang andalan dengan pencitraan radiologi untuk mengetahui kondisi perdarahan serta kelainan lain yang mungkin terdapat di dalam tulang tengkorak dan otak.

3.MRI

Pemeriksaan pemindaian yang menggunakan magnet dan gelombang radio untuk menghasilkan gambar organ dengan sangat jelas dan detail.

Pengobatan Epidural Hematoma

1.Operasi

Pada banyak kasus tindakan operasi diambil sebagai pengobatan terbaik apabila sesuai indikasi.Tindakan operasi dilakukan oleh dokter untuk mengeluarkan bekuan darah dan menghentikan sumber perdarahan dengan cara pembedahan.

2.Terapi obat

Obat-obatan di gunakan sebagai obat pra bedah atau simptomatis sesuai keluhan dan gejala yang ada.

3.Rehabilitasi

Pengobatan ini dilakukan pasca operasi atau pasca perawatan terutama apabila penderita sudah terlanjur mengalami komplikasi Epidural Hematoma berupa fisioterapi,okupasi dan lainnya.

 

Penulis : Dr Chandra Satria I SpBS,SH

Komentar

News Feed