Bupati Indramayu Sampaikan Perihal Amaliah Ramadhan dan Pandemi Covid-19

Min.co.id – Indramayu – Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Indramayu yang saya cintai dan saya banggakan.

Memasuki hari ketiga amalia puasa di bulan suci ramadhan ini, semoga siapapun kita, selalu dalam lindungan Allah SWT. Senantiasa dalam keadaan sehat wal afiat serta mampu menjalankan aktivitas ibadah Ramadhan dengan baik guna mengharap ridha tuhan yang maha esa.

Pada kesempatan yang baik ini, saya Nina Agustina, Bupati Indramayu, menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Indramayu terutama bagi umat muslim yang sedang menjalankan amalia puasa Ramadhan, untuk bersama-sama melakukan pencegahan terhadap pandemi Covid-19 yang masih dirasakan penyebarannya di Kabupaten Indramayu. Melalui upaya secara terus menerus dan mensosialisasikan kepada anggota keluarga dan masyarakat lingkungan sekitar dengan budaya disiplin menerapkan perilaku 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Berdasarkan penelitian internasional, bahwa upaya memakai masker kain dapat menurunkan risiko penularan Covid-19 sebesar 45 persen. Bahkan akan lebih baik lagi jika mengenakan masker bedah yang  mampu menekan penyebaran virus Covid-19 hingga 70 persen.

Mencuci tangan merupakan langkah 3M berikutnya untuk menurunkan risiko penularan Covid-19 sebesar 35 persen. Bahkan WHO menyarankan, cucilah tangan menggunakan sabun/antiseptik selama 20-30 detik dan menerapkan langkah-langkah mencuci tangan yang benar.

Jika dalam kondisi tertentu, semisal tidak ada air dan sabun solusi lainnya adalah memakai cairan yang berbasis setidaknya 60 persen alkohol seperti handsanitazer. Penerapan 3M yang paling utama adalah menjaga jarak atau social distancing dengan jarak minimal 1 meter, termasuk dengan menghindari kerumunan.

Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini, saya menyarankan dan menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Indramayu agar bersama-sama berjuang memutus mata rantai penyebaran Covid-19 pada situasi amalia puasa Ramadhan. Karena situasi Pandemi Covid-19 masih terus berjalan dan belum ada jaminan negara-negara lain yang bebas dari Covid-19 termasuk di Indonesia secara umum dan khususnya Kabupaten Indramayu.

Jangan sampai berkerumun saat menjalankan amalia Ramadhan seperti shalat tarawih, tadarus alquran dan ibadah lainnya dapat menimbulkan kluster baru penyebaran Covid-19 di Kabupaten Indramayu. Maka saya menghimbau agar terus waspada dan bersama melawan Pandemi ini diiringi dengan doa dan berharap fadhilah keberkahan bulan suci ramadhan agar Kabupaten Indramayu terhindar dari musibah dan bencana. (Andry)

Komentar

News Feed