oleh

Kapolres Kotim Ingatkan Kepada Anggotanya Tentang Kewajiban Tanggung Jawab Suami Sebagai Pimpinan Keluarga

-News-61 views

Min.co.id-Kotim-Sampit (21/01/2021) – Dalam Kegiatan Internal Menjaga Mentalitas Prilaku Anggota Polres Kotim jajaran Polda Kalteng, Kapolres berikan nasehat kepada anggotanya tentang kewajiban tanggung jawab seorang suami terhadap keluarganya, yang disampaikan pada kegiatan rutin Binrohtal pagi Kamis di Aula Tunggal Panaluan Mapolres Kotim, Jalan Jenderal Soedirman Km.0, Sampit Kabupaten Kotim, Provinsi Kalteng.

Sebagai salah satu wujud pembinaan internal dalam Institusi Polri khususnya Polres Kotim, Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, S.I.K, M.Si memberikan pembinaan dan nasehat kepada anggota Polres agar jangan sampai berperilaku tidak terpuji yang dapat mengancam keutuhan Keluarganya, dan yang perlu digarisbawahi bagi seseorang yang telah berperilaku menghianati Keluarganya tidak menutup kemungkinan juga akan mengkhianati Institusinya, selanjutnya bagi Kapolres seorang Pengkhianat Keluarga tidak akan dibiarkan, semua akan di Proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku tanpa ada yang ditutup tutupi.

Adanya Keluarga sebagai satuan masyarakat yang terkecil sebuah negara, betapa pentingnya keutuhan keluarga ini harus kita jaga karena adalah merupakan pondasi yang pertama dalam dalam suatu negara, oleh karenanya sebagai Anggota Polri harus bisa menjadi contoh tauladan dalam hal membina manjaga keharmonisan suatu Keluarga dimasyarakat.

Seorang Suami sebagai seorang pimpinan harus bertanggungjawab atas apa yang terjadi dan berkembang dalam keluarganya, keluarga yang harmonis bisa tercapai apabila masing-masing pihak mampu menjalankan fungsi dan perannya, Seorang Suami bertanggungjawab atas keselamatan, kesejahteraan bagian keluarganya, selanjutnya seorang Istri dalam Fitrahnya adalah Ibu rumah tangga mendapat sebagian delegasi mengurus rumah tangga dari Suami, tidak ada yang paling dominan semua harus bisa bekerja sama dengan seimbang, namun dalam hal ini tanggungjawab secara keseluruhan adalah ada pada Suami, baik buruknya suatu keluarga adalah tanggungjawab Suami.

Meskipun dalam kegiatannya suami berada diluar rumah untuk mencari nafkah namun dalam hal mendidik anak tidak semata-mata sepenuhnya menjadi tanggungjawab Istri, dalam hal ini Istri hanya menerima sebagian delegasi tanggung jawab saja, namun yang paling utama seorang suami harus bisa menjadi contoh teladan bagi seluruh anggota keluarga terutama terhadap anak-anaknya, karena dalam membentuk karakter akhlak dan ketaqwaan anak bukanlah merupakan hal yang mudah, tidak hanya cukup berdoa saja melainkan harus ada usaha Ikhtiar dari kita sendiri untuk mendidik dan mengajarinya, luangkan waktu bersama anak, sayangi dan hargai anak, jika kita ingin dihargai dan disayangi oleh anak kelak kemudian hari.

Perlu diingat 3 hal sebagai bekal kita diakhirat kelak yakni Amal Jariah, Ilmu yang bermanfaat dan Do’a Anak yang Sholeh, oleh karenanya Anak adalah merupakan salah satu Investasi jangka panjang kita, jangan meremehkan peran anak dalam meringankan beban Kita di akhirat kelak, kemudian bagi Anggota yang sudah baik agar dipertahankan jangan sampai berprilaku menyimpang, jadilah sebagai pimpinan yang menyayangi keluarga dan bisa menjadi panutan bagi anak istrinya, “ semoga Allah selalu memberikan kasih sayang kepada kita, memudahkan segala urusan, terlindungi diri kita dan keluarga, semoga Kita semua mendapat rahmat Keluarga yang Sakinah Mawaddah Warrahmah “ tutupnya. (Hums-Spt).

Komentar

News Feed