oleh

Seorang Ayah Tega Setubuhi Anak Kandungnya Sendiri Selama Bertahun-tahun

-News-50 views

Min.co.id-Kotawaringin Timur – Seorang Ayah telah tega menyetubuhi putri kandungnya sendiri dan dikatahui perbuatan tersebut sudah terjadi berulang kali, terjadi di Barak Kontrakan yang beralamat di Jalan Kembali IV, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah. (10/2020).

Dalam pengungkapan perkara tersebut berhasil diamankan seorang laki-laki orang tua kandung Korban sendiri inisial STR (38 Tahun), diamankan pihak berwajib dari Polres Kotim berdasarkan laporan dari Paman Korban da Korban sendiri.

Terungkap ternyata Pelaku STR telah melakukan perbuatan bejat terhadap Korban (17 tahun) yang tidak lain dan tidak bukan adalah merupakan darah dagingnya sendiri tersebut, dimana perbuatan tersebut telah dilakukan STR terhadap Korban sudah sejak Korban berusia 11 tahun, yang awal dalihnya Pelaku STR ingin memberikan contoh tentang sesuatu terlarang yang tidak boleh dilakukan Bunga dengan seorang laki-laki, namun ternyata perbuatannya tersebut terus berlanjut dan setelah sekian kalinya Bunga tidak mampu melawan karena STR adalah Ayah kandungnya sendiri.

Dalam Press Relaeasenya Kapolres Kotim Akbp. Abdoel Harris Jakin, S.I.K, M.Si menerangkan bahwa benar telah terjadi tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur, yang dilakukan oleh seorang Bapak kepada anak kandungnya sendiri, dimana Korban adalah seorang pelajar yang sehari-harinya Kost di Sampit karena kedua orang tuanya berada di daerah Kuala Kuayan, pada moment tersebutlah Pelaku datang ke Sampit melakukan perbuatannya bertempat di tempat Kost Putrinya, dalam hal ini Korban tidak berani melawan karena diancam bahwa jika dilaporkan maka Korban akan dipisahkan dar keluarga dan tidak akan bisa bertemu dengan adik-adiknya lagi.

Karena perbuatan Pelaku yang berulang-ulang akhirnya Korban sudah semakin dewasa berpikir dan tidak tahan lagi maka perbuatan ayah kandungnya tersebut diceritakan kepada Pamannya, yang selanjutnya secara resmi dilaporkan ke Polres Kotim sejak tanggal 05 Oktober 2020, berdasar laporan tersebut ditindak lanjuti oleh unit penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak, dan selanjutnya berdasarkan Alat Bukti yang cukup dengan adanya Keterangan Korban, Saksi, Bukti dan Petunjuk serta Surat berupa Visume Et Repertum ayah Korban inisial STR ditetapkan sebagai Tersangka.

Dalam hal ini Kapolres Kotim Akbp. Abdoel Harris Jakin, S.I.K, M.Si menghimbau kepada masyarakat yang mengetahui kejadian serupa agar tidak segan-segan untuk melapor ke Polres Kotim, karena kalau dibiarkan akan berdampak buruk bagi Mental Korban dan masa depannya kelak, dan dalam penanganan perkara ini Pihak Polres Kotim selain focus pada penyidikan, namun lebih mengutamakan pada tindakan pemulihan Psikologi Korban” Tegasnya.

Atas perbuatan Pelaku inisial STR ini diduga telah melakukan perbuatan pidana asusila terhadap anak dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 ayat (2), ayat (3) atau pasal 82 ayat (1), (2) UU.RI No.17 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak menjadi undang-undang, diancam hukuman penjara maksimal 10 tahun dan bisa ditambah sepertiganya karena Pelaku adalah merupakan orang tua Kandung Korban.(ton-Dsd)

Komentar

News Feed