Min.co.id-Majalengka-Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Jendral Perhutanan Sosial dan Kemitraaan Lingkungan melalui Kepala Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan wilayah (BPSKL) wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara menyerahkan bantuan Alat Produksi dan Alat wisata
Sebanyak 7 LMDH yang menerima bantuan alat ekonomi produktif untuk peningkatan usaha Petani Perhutanan Sosial (PS) dalam masa Pandemi Covid 19 di kabupaten Majalengka yang dilaksanakan dikantor Asisten Perhutani (Asper) Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Majalengka Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Majalengka hari Rabu (14/10/2020)
Penyerahan diwakili oleh LSM garda Bumi dan disaksikan oleh Adminmistratur KKPH Majalengka Andi Mulya, LSM KPI, dan penerima manfaat bantuan sebanyak 7 desa dan 8 KUPS diantaranya desa Sidamukti, desa Kulur, desa Cipicung, desa Anggrawati, desa Cihaur, desa Borogojol, desa Cipasung penerima bantuan alat ekonomi produktif dan alat wisata dari program BangPeSona Kementrian Kehutanan
Administratur Perhutani Majalengka Andi Mulya menyampaikan ucapan terimakasih pada Tim Kemen LHK dari BPKSL Jawa Bali Nusa Tenggara atas pemberian bantuan ini pada LMDH diwilayah KPH Majalengka yang mana LMDH yang menerima bantuan alat produksi dan alat wisata ini telah mendapatkan SK Kulin KK semoga bermanfaat bagi LMDH dan KUPS ucapnya
Masih menurut Andi sementara kelompok usaha masyarakat baik bidang pertanian, wisata diharapkan dengan adanya bantuan tersebut bisa meningkatkan perekonomiaan masyarakat sekitar hutan dari bantuan program Perhutanan Sosial pungkasnya.
Sementara Kepala BPSKL Ojom Somantri ditempat terpisah menyampaikan pesannya semoga dengan bantuan Ekonomi produktif dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Jendral Perhutanan Sosial dan Kemitraaan Lingkungan melalui Kepala Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan wilayah (BPSKL) wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara, kepada Kelompok Perhutanan Sosial (KUPS) dapat menjadi suplemen nilai tambah produk PS yanga akhirmya KUPS bisa mandiri dan sejahtera serta hutan nya lestarai tegasnya (topik)
