oleh

Polda Jatim Imbau Warga Terapkan Protokol Covid-19 Saat Rayakan HUT RI

-News-113 views
Min.co.id-Jatim-Hampir sama dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha, perayaan HUT RI ke-75 masih dalam suasana pandemi Covid-19. Polda Jatim pun memberikan imbauan pada warga Jawa Timur agar tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam merayakan HUT RI.
“Protokol kesehatan harus tetap dijalankan oleh masyarakat, agar euforia perayaan kemerdekaan tak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 baru. Biasanya kan perayaan Hari Kemerdekaan dilakukan dengan menggelar lomba tradisional, tasyakuran di kampung, hingga upacara peringatan. Jadi harus tetap sesuai protokol kesehatan,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Senin (10/8/2020).
Ia menjelaskan untuk larangan atau pembatasan merupakan wewenang setiap pemerintah daerah. “Terkait larangan atau pembatasan tentu acuannya peraturan daerah atau juga peraturan walikota atau bupati serta imbauan-imbauan yang berlaku,” jelasnya.
Kendati demikian, jika perayaan tetap digelar, Truno ingin masyarakat tetap menggunakan masker hingga menjaga jarak dan tidak berkerumun. “Imbauannya tetap mengacu pada Protokol kesehatan. Yakinkan kondisi kesehatan baik atau sehat, gunakan masker, jaga jarak atau tidak bersentuhan serta tidak menggunakan perlengkapan yang berganti antar orang. Bila diperlukan gunakan faceshield dan sarung tangan, jangan berkerumun,” imbaunya.
Tak hanya itu, Truno mengatakan pihaknya akan selalu memberikan edukasi kepada masyarakat. Misalnya jika merasa tak enak badan, sebaiknya tidak ikut begabung dalam perayaan Hari Kemerdekaan.
“Polda Jatim akan terus melakukan imbauan dan edukasi kepada masyarakat terkait partisipasi kedisiplinan masyarakat. Gerakan saat ini tetap yaitu Jawa Timur Bermasker melalui organisasi wanita yang ada di tingkat terkecil dan organisasi kepemudaan di tingkat desa atau kelurahan melalui Kampung Tangguh dengan memberikan sejuta Masker kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Truno, kerja sama dengan masyarakat di lingkup terkecil ini cukup efektif. Hal ini, kata dia, agar pemahaman masyarakat terkait pencegahan penularan virus bisa lebih baik.
“Melalui Kampung Tangguh Semeru sangat efektif untuk memberdayakan organisasi terkecil atau terdepan mensosialisasikan penggunaan masker dan disiplin protokol kesehatan. Kita juga memasang spanduk-spanduk ptotokol kesehatan dengan berbahasa kearifan lokal juga sangat efektif membantu memberikan edukasi kepada masyarakat di setiap desa maupun kelurahan,” pungkasnya. (afr/s)

Komentar

News Feed