oleh

Kapolres Garut Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2020

-News-53 views

Min.co.id-Garut-Kapolres Garut AKBP Dede Yudy Ferdiansyah, S.IK, MIK memimpin pelaksanakan kegiatan apel gelar pasukan Operasi Patuh Lodaya 2020. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lapangan Apel Mapolres Garut Jalan Sudirman, kabupaten Garut, Kamis (23/07/2020).

Dalam apel ini, turut dihadiri Dandim 0611/Garut, Kejari, para PJU Polres Garut, dan peserta apel diikuti pasukan dari Denpom, Kodim, Brimob, Satpol PP, Dishub, BPBD, dan juga Dinas Kesehatan.

Kapolres Garut menyampaikan amanat dari Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Drs. Rudy Sufahriadi, bahwa operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Kemudian, pendisiplinan masyarakat guna mewujudkan Kamsebtibcar Lantas (keamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) dalam rangka cipta kondisi menjelang perayaan Idul Adha 1441 H.

“Pada kegiatan Operasi Patuh Lodaya 2020 di tengah situasi pandemi Covid-19, kita harus senantiasa mentaati protokol kesehatan dalam Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Kemudian, dapat melakukan himbauan dan penindakan bagi masyarakat yang melakukan pelanggaran berlalulintas, guna meningkatkan kesadaran disiplin dan ketaatan serta ketertiban masyarakat yang dapat menimbulkan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Kapolres Garut menegaskan, dalam pelaksanaan operasi tidak dibenarkan adanya target tilang, melainkan pelanggaran lantas yang “tematik”, berdasarkan prioritas pelanggaran yang dapat menyebabkan laka lantas dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Selain itu, kata Kapolres, perlu dipersiapkan antisipasi pengamanan Idul Adha 1441 H, baik jalur mudik dan balik maupun wisata. Persiapkan kekuatan personel dan sarana pendukung lainnya guna menunjang pelaksanaan operasi Patuh Lodaya 2020.

“Untuk personil Polres Garut sendiri, jumlah anggota yang dilibatkan hampir semuanya yakni mencapai 700 personil. Operasi Patuh Lodaya 2020 akan dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 23 Juli 2020 sampai 5 Agustus 2020,” ujarnya.

Kapolres juga mengingatkan, kepada para petugas untuk selalu mengunakan sarung tangan dan mencuci tangan pakai sabun sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. “Jangan sampai petugas malah tertular atau menularkan Covid-19 saat bertugas,” ungkapnya.

Oleh karena itu, kata Kapolres, sehari menjelang pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2020, tepatnya pada Rabu (22/07/2020) kemarin, lebih dari 100 anggota Satlantas Polres Garut juga telah menjalani rapid test.

“Ini dilaksanakan untuk memastikan kondisi kesehatan anggota yang akan melaksanakan kegiatan Operasi Patuh Lodaya 2020 dalam kondisi baik, terutama kaitan dengan Covid-19,” tegasnya.

Melalui operasi Patuh Lodaya 2020 ini, Kapolres Garut berharap agar membawa perubahan yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, dalam rangka meningkatkan ketertiban dan kepatuhan serta terciptanya perilaku berkendara yang sesuai dengan protokol Covid-19.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Garut AKP Asep Nugraha, SH mengatakan, dalam operasi patuh lodaya kali ini, pelanggaran yang akan ditindak terdapat dua jenis pelanggaran yaitu pelanggaran pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, dan pelanggaran yang melawan arus lalu lintas.

“Untuk penindakan ada tiga katagori diantaranya, 40% preventif, 40% prentif dan 20% represif, berupa teguran, Himbauan, dan Penindakan,” ujarnya.

Dalam operasi kali ini, kata Kasatlantas, bukan di satu titik aja, melainkan operasi akan dilakukan di pos-pos yang sudah ada. Itu pun dilaksanakan yang kasat mata saja, dan sekaligus kita menghimbau masyarakat untuk tetap melaksanakan pencegahan penularan virus Covid-19 dengan selalu mematuhi protokol kesehatan.

Kasatlantas menambahkan, dalam operasi ini juga akan membagikan 10.000 masker bantuan dari Pemprov Jabar, untuk para pengendara yang tidak menggunakan masker sekaligus memberikan himbauan, pungkasnya.(rls)

Komentar

News Feed