oleh

Peta Preferensi Pemilih Jelang Pilkada Indramayu 2020

-Politik-140 views

Min.co.id-Indramayu-Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Indramayu Jawa Barat yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020 mendatang belum ada kandidat unggul yang berkategori MATAHARI TUNGGAL. Sejumlah figur yang berpotensi maju sebagai calon masih memiliki problem popularitas dan elektabilitas.

Demikian analisis hasil survey Citra Komunikasi Lingkaran Indonesia (CIKOM-LSI) NETWORK DENNY JA terkait dengan Preferensi Pemilih pada Pilkada Kabupaten Indramayu Yang disampaikan pada acara paparan temuan survey bertema “Peta Preferensi Pemilih Jelang Pilkada Indramayu 2020” kepada pers di Indramayu Kamis (9/7/2020). Hadir pada acara tersebut sejumlah pimpinan partai politik di Indramayu.

Survey dilakukan pada 25-30 Juni 2020 dengan menggunakan metode standar ; multistage randem samping, wawancara dilakukan dengan tatap muka dan responden 440, dengan margin of error 4,8%.

Dalam berbagai simulasi jumlah kandidat, mulai dari 39 calon, 19 calon, 17 calon, 13 calon, 10 calon dan 6 calon, belum ada kandidat yang memiliki elektabilitas moncer.

Semua dukungan pemilih masih relatif merata ke sejumlah figur. Kecuali, salah satu calon yang potensial didukung Golkar, Daniel Mutaqin Syafiudin (DMS), yang elektabilitas nya selalu diatas figur lain.

Ada dua hal yang biasanya punya daya rusak pilihan public terhadap calon, sehingga hasil survey pun meleset, pertama, “money politik dan kedua tsunami politik”.

Dengan terjadinya dual hal tadi, money politik dan tsunami politik, bisa terjadi calon yang sekarang diunggulkan, pada saatnya rontok dikalahkan calon lain.

Dan pada Pilkada Indramayu 2020 ini, potensi terjadinya dinamika dukungan masih sangat terbuka Apalagi, dalam sisa waktu yang masih kurang lebih 5 bulan. Berbagai kemungkinan bisa terjadi.(iwan)

Komentar

News Feed