Kapolres Majalengka bersama Dandim 0617/Majalengka kunjungi kawasan tangguh pondok pesantren

Min.co.id-Majalengka-Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso bersama Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf. Hari Subarkah mengadakan kunjungan dan bersilaturahmi di pondok pesantren Nurul Hidayah Blok Sukamanah Desa Banjaran Kecamatan Banjaran Kabupaten Majalengka hari Minggu (14/6/2020)

Dalan kunjungannya ke kawasan tangguh pondok pesantren Nurul Hidayah Kapolres dan Dandim 0617 Majalengka didampingi oleh Sekda majalengka H. Eman Suherman, Kapolsek Banjaran, camat Banjaran, Danramil Banjaran, KBO SatBinmas, Kasat Intel, Kopdarkamtbmas dan tokoh masyarakat

Dalam kunjungannya Kapolres bersama Dandim 0627 dan Sekda Majalengka menyerahkan sembako berupa beras dan Bibit ikan mujair juga bibit kangkung dan masker sekaligus melepas seribu bibit ikan nila kedalam kolam yang di kelola oleh para santri pondok pesantren yang diterima langsung oleh pimpinan pondok pesantren Nurul Hidayah Ky. Abdul Aziz

Dilanjutkan berkeliling pondok pesantren bersama rombongan melihat tanaman kacang yang ditanam para santri juga kandang peternakan kambing yang sudah berjalan selama para santri mengikuti pelajaran agama juga dibekali cara mengelola pertanian dan peternakan

Dalam kata sambutannya didepan media Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso mengatakan bahwa kedatangan porkopimda Majalengka ini dalam rangka memerangi virus covid19 dengan bersama sama melaksanakan protokol kesehatan dan Kapolres melihat secara langsung bahwa pondok pesantren Nurul Hidayah ini sudah tangguh dimulai datang sudah melakukan pengecekan suhu, disediakan tempat cuci tangan dan diharuskan pakai masker

Kapolres bersama porkopimda Majalengka sekaligus mencanangkan program pondok pesantren tangguh yang artinya bahwa disini sudah terlihat melakukan perlawanan terhadap covid19 dengan protokol kesehatan dan sudah berkaliborasi dengan berbagai pihak antara pengurus pondok pesantren dengan porkopimcam kecamatan Banjaran ucap kapolres

Bahkan menurut Kapolres dengan sudah berjalannya sektor ekonomi di pondok pesantren Nurul Hidayah ini bisa jadi percontohan bagi pesantren lainnya agar bisa menyediakan tempat untuk ketahanan pangan yang bisa bermanfaat untuk para pengurus dan santri diantaranya lahan perkebunan, pertanian, perikanan dan peternakan pungkas kapolres (topik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *