Anak Balita 8 Bulan Tanpa Anus Jauh Dari Jangkauan ditemukan Relawan Covid-19

Min.co.id-Majalengka-Hilda Septiyani (8 bulan) dari lahir tanpa anus sekarang sedang kesusahan untuk biaya operasi karena biayanya sangat besar sedangkan ayahnya Endang Kuswara (36) merupakan seorang buruh tani yang mengandalkan panggilan dari para petani yang membutuhkan jasanya

Sementara ibunya Siti Nurjanah (31) adalah hanya seorang pengurus rumah tangga yang mengandalkan pemasukan dari suaminya karena tidak bisa meninggalkan jauh anaknya Hilda yang bila dibiarkan akan mencabut selang pembuangan yang dipasang dokter untuk mempermudah BAB

Relawan rekan Kusuma yang sedang mengadakan pendataan dan pencarian balita dan ibu menyusui yang terdampak covid19 di Majalengka khususnya

Tapi fakta lain mengejutkan kedua relawan Rekan Kusuma yang tergabung dengan grup Smart Muslim yaitu Annisa Deanto Tarisa dan Nisa Ratnadila yang sedang mendata di tugaskan di wilayah desa cengal kecamatan Maja majalengka

Menemukan keluarga yang anaknya dilahirkan tanpa anus sejak dari lahir saat di wawancara di rumahnya blok Cinangka desa cengal kecamatan Maja majalengka hari Minggu (31/5/2020)

Hilda Septiyani kelahiran majalengka tanggal 15 September 2019 yang tepatnya beralamat di Blok Cinangka RT. 01 RW 02 Desa Cengal kecamatan Maja Majalengka anak ke dua yang dilahirkan oleh keluarga pasangan Endang Kuswara dan Siti Nurjanah yang kesehariannya bekerja sebagai tukang cangkul di sawah orang

Menurut Endang Kuswara orang tua bayi, kepada relawan mengungkapkan bahwa Hilda Septiyani sebenarnya sudah melakukan operasi sebanyak dua kali dengan menghabiskan biaya total 124 juta dan untuk operasi ke tiga membutuhkan uang sisanya sekitar Rp. 40 juta untuk tahap terakhir ucap Endang kepada relawan Smart muslim

Masih menurut Annisa dan Nisa mengatakan bahwa Perjalanan menuju rumah Hilda sangat sulit sekali untuk dilewati, jalan pun berbatu dan berlapis tanah. Untuk menuju rumah Hilda itupun mobil tidak bisa mencapai lokasi karena terjal akhirnya dilanjutkan pakai roda dua setelah beberapa ratus meter kembali menemukan jalan yang sulit akhirnya ketua RT memutuskan untuk berjalan kaki karena sangat berbahaya dan beresiko ungkapnya, akhirnya setelah beberapa ratus meter baru sampai ke lokasi rumah Hilda ucap Annisa kepada jurnalis min.co.id
(topik)

Komentar

News Feed