Irigasi Tidak Berfungsi, Petani Desa Haurgeulis Tunda Musim Tanam

Min.co.id-Indramayu-Para petani diblok Carik Desa Haurgeulis- Indramayu berharap saluran pintu air waduk cipancuh bisa dibuka dan bisa kembali untuk mengaliri saluran irigasi yang kering, dan petani bisa memulai menanam padi pada musim tanam ini.

Lurah Desa Haurgeulis Dalbo mengungkapkan bahwa sekitar kurang lebih 100 ha hamparan tanah sawah diblok carik tak bisa ditanami dikarenakan tidak mendapat pasokan air dari waduk cipancuh.

Dan para petani didesa Haurgeulis, menunda musim tanam karena irigasi tidak berfungsi lagi, sumber air untuk mengaliri sekitar 30 % sawah di desa Haurgeulis tidak ada lagi karena waduk cipancuh tidak membuka pintu air.

Penundaan musim tanam di Blok Carik itu karena air yang mengalir ke saluran irigasi sekunder Cijambe blok Carik masih kering, padahal air di waduk cipancuh sudah mulai terisi. Ujar Lurah Dalbo.

Lanjut Dalbo, mengatakan pihaknya sudah meminta kepada penjaga pintu air waduk cipancuh untuk membuka pintu air ke irigasi sekunder, karena menurutnya para petani sawahnya masih kekeringan.

Petani sangat kesal, harusnya penjaga pintu air dari waduk cipancuh membuka, akan tetapi sampai sekarang belum aja dibuka, dan petani dapat mengolah sawahnya,” Tegas Lurah Dalbo.

Kepala UPTD pertanian Haurgeulis Hadi Joko Pramono mengatakan, para petani diharapkan tidak memaksakan diri menanam padi jika irigasi masih kering dan curah hujannya belum maksimal. Kami akan berkordinasi dengan penjaga pintu Waduk cipancuh untuk melihat kebutuhan air bagi petani di blok Carik desa Haurgeulis,” Tuntasnya. (Alen)

Komentar

News Feed