Kantor Unit PDAM Lohbener, Digruduk Pelanggan PDAM

Min.co.id-Indramayu-Warga Se-kecamatan Lohbener mendatangin kantor unit PDAM cabang lohbener, untuk mengklarifikasi dan menanyakan langsung sama Kepala Unit PDAM Lohbener terkait kenaikan tarif pembayaraan yang tidak wajar dan tinggi sekali kenaikannya. Senin (13/01/2020)

“Melonjaknya tagihan pembayaran air bersih itu terhitung dari akhir tahun 2019, terutama tagihan di bulan Desember 2019”.

Darkem (55) salah satu pelanggan PDAM cabang lohbener, mengatakan biasanya saya bayar bulanan tagihan PDAM sekitar 70 sampai 80 ribu, akan tetapi dari bulan desember 2019 kemarin menjadi 2 juta, tentunya kami kaget dan terkejut banget melihat tagihan yang begitu besar.

Wartawan min.co.id mencoba untuk mengkonfimasi dari Kepala Unit PDAM Lohbener melalui H. Watno Bagian Administrasi dan Keuangan mengatakan bahwa kejadian ini terjadi dikarenakan pihak rekanan PDAM yaitu koperasi yang mengurusi masalah pengecekan meteran air pelanggan, petugas tidak mengecek langsung hanya secara perkiraan, kebiasaan pemakian air pelanggan tanpa melihat langsung meteran PDAM. Misalnya harusnya habisnya 10 kubik perbulan ditulis 7 kubik ini yang menjadi masalah ini yang menjadi tagihan pelanggan jadi tinggi di akhir tahun ini, Ungkap H. Watno.

Sementara itu, Kepala Unit PDAM Lohbener H. Nurjaman direncanakan akan menemui warga pada hari Rabu (15/01/2020) untuk meminta kejelasan mengenai cara penyelesaian tagihan PDAM yang tidak wajar ini seperti yang telah sepakati dengan warga. (has)

Komentar

News Feed