oleh

Aksi Curat Coret masih dilakukan di Gedung Peninggalan Sejarah.

Min.co.id-Majalengka-Vandalisme atau perusakan nilai seni masih terjadi pada peninggalan Sejarah Majalengka salah Satu nya adalah Bungker Belanda tonjong Majalengka yang berada di samping kodim 0617/Majalengka yang dimana termasuk pengelolaan dinas pengairan Majalengka

Seperti penuturan salah seorang pemerhati Sejarah Majalengka Nana Rohmana yang lebih dikenal dengan Mang NaRo ini Menyayangkan aksi coral coret dinding yang bersejarah oleh para perusak lingkungan

NaRo (47) pendiri Grup Majalengka Baheula (grumala) ini mengharapkan perhatian Pemerintah dan semua lapisan masyarakat majalengka untuk lebih menjaga kelestarian dari peninggalan peninggalan Sejarah yang ada di Majalengka

Menurut naro Pemerintah harus bisa memberikan edukasi dan hukum bagi para perusak lingkungan khususnya tempat peninggalan Sejarah karena sekarang banyak yang mulai melirik pada wisata Sejarah Majalengka

Dan selanjutnya Naro mengharapkan para kaum milenial untuk tidak melakukan aksi curat coret pada dinding yang bersejarah khususnya malah harus tetap menjaga keberadaan tempat Sejarah tersebut agar kelak generasi selanjutnya bisa menikmati dan mempelajari Sejarah yang ada di Majalengka pungkasnya (topik)

Komentar

News Feed