oleh

Para Petani dan Nelayan Indramayu Tolak RUU Pertanahan

-News-256 views

Min.co.id-Indramayu-Sejumlah petani yang tergabung dalam Serikat Tani Indaramayu (STI) melakukan aksi turun ke jalan menyuarakaan aspirasi mereka menuju ke DPRD Kabupaten Indramayu dengan pengawalan khusus dari pihak personil Polres Indramayu, Selasa (24/9/2019)

Titik kumpul peserta aksi petani dan nelayan sebelum melakukan long march menuju ke DPRD berada di Sport Center, diperkirkan masa berjumlah dari seribuan lebih masa yang hadir tergabung di Serikat Tani Indramayu, Serikat Nelayan, AMRI dan KPLI.

Koordinator lapangan, Jahid (STI) dan Sutarno (STI) mengingatkan aksi secara damai membentuk barisan dengan dibatasi tali guna mencegah aksi-aksi yang ditunggangi pihak-pihak lain berusaha mengacaukan aksi secara aman dan damai.

Ketika tiba di DPRD Kabupaten Indramayu beberapa perwakilan menyampaikan orasi diatas mobil bak mengajukan 5 point pernyataan :
Transparasi Program Hak atas Tanah Nelayan di Kabupaten Indramayu, Peringati 24 September sebagai hari Tani Nasional, Menjalankan Reforma Agraria Sejati sebagaimana Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) NO. 5/1960 dan Peeaturan Presiden tentang Reforma Agraria No. 86/2018.

Selanjutnya lindungi para petani dan nelayan sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Petani No. 19/2013 dan Undang-Undang Perlindungan Nelayan Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam No.7/2016 dan Tolak rencana Undang-Undang Pertanahan.

Koordinator aksi, Jahit mengatakan inti dari demo tersebut adalah menanggapi kontroversi dari RUU Pertanahan kami sepakat untuk menolak RUU Pertanahan karena dinilai tidak memihak kepada rakyat terutama para petani.

Petani hanya diberikan pilihan kemitraan yang diajukan oleh pemerintah yang dinilai menguntungkan mereka, masih banyaknya perampasan.

Didepan DPRD para pendemo ditemui dan ditampung tuntutannya oleh Ketua DPRD H. Saefudin untuk diteruskan ke Jakarta terutama pemerintah pusat janjinya.

Apalagi Indramayu merupakan lumbung pangan nasional yang harus mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah pusat tuturnya.

Begitu selesai menyampaikan tuntunnya para petani dan nelayan kembali ke Sport Center dan melanjutkan aksinya damainya lagi di simpang lima Mangga melakukan orasi dalam memperingati Hari Tani Nasional sekaligus menutup acara dan kembali ke rumah masing-masing.(hasto)

Komentar

News Feed