oleh

Koramil 1614/Anjatan bersama Masyarakat Melaksanakan Gropyokan di Sawah

Min.co.id-Indramayu-Koramil 1614/Anjatan pimpin melaksanakan penggropyokan hama tikus, kesal dengan hama tikus yang menggerogoti tanaman padi dimusim tanam 3, koramil 1614/Anjatan bersama puluhan petani di Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu.

Gropyokan gerakan serbu tikus (Gerbu). Danramil Anjatan Kapten Czi Samsudin mengatakan, hingga saat ini tikus masih menjadi momok menakutkan bagi para petani diawal memasuki musim tanam 2019 ini.

“Ini wujud kekompakan kami. Agar hasil tanam dan panen padi di musim tanam 3 ini bagus dan melimpah. Musim tanam 3 yang ditandai dengan musim Kemarau menyebabkan hama padi banyak seperti halnya tikus,” katanya.

Selain itu, kata dia, tikus adalah hama alami yang keberadaannya mengganggu proses pertumbuhan padi. Melihat kondisi demikian, para petani di sejumlah desa di Kecamatan Anjatan beramai-ramai membasmi hama tersebut dengan metode gropyokan.

Gropyokan ini bertujuan untuk menekan hama tikus yang biasanya menganggu bibit padi yang tengah disemai.

“Kita lakukan Gerbu tikus. Tikus-tikus ini akan memakan bibit dan tanaman padi, sehingga bibit yang seharusnya tumbuh menjadi wini, menjadi tidak bisa tumbuh dan petani mengalami kerugian, karena harus menyemai bibit padi kembali. Makanya keberadaan mereka (tikus) harus kita tekan, kita basmi,” jelas Samsudin.

Dikatakan, kegiatan gropyok gerbu hama tikus ini, selain menekan perkembangbiakan tikus sawah juga sebagai antisipasi serangan hama tikus menjelang masa tanam dan panen. Sebab, jika tidak ditekan perkembangbiakannya, dalam waktu 3 atau 4 bulan mendatang, tikus betina akan beranak pinak.

“Ya harus manjaga tanaman padi ini, hama-hama yang berpotensi merusak tanaman haruslah ditekan, sehingga hasil panen nanti tetap produktif dan memuaskan petani dan memberikan keuntungan,” katanya.

Sementara itu, Kuwu Anjatan Warto Kecamatan Anjatan mengatakan, gropoyokan harus dilakukan saat musim tanam dan harus secara serempak, agar tidak ada tikus yang pindah ke tempat lain untuk membuat lubang baru guna berkembang biak.

“Nah ini kan sedang memasuki musim tanam, makanya agar tidak berkembang biak gerbu tikus dilakukan sekarang,” ujarnya.(Alen)

Komentar

News Feed