oleh

Polres Purwakarta Tetapkan 2 Tersangka, Kecelakaan Beruntun KM 91 Tol Cipularang

Min.co.id-Purwakarta-Polres Purwakarta dan Polda Jawa Barat setelah melakukan gelar kasus Laka menonjol yaitu kecelakaan berunrun di tol Cipularang KM 91+200 jalur B, yang terjadi pada senin (2/9) jam 12.30, selanjutnya mengadakan konferensi pers diaula pengabdian mako polres Purwakarta Rabu (4/9/2019).

Penyidik selanjutnya menetapkan dua orang tersangka dimana yang satu telah meninggal dunia yaitu sopir dump truck dengan nomor polisi B 9763 UIT yang berinisial DH serta sopir dengan nomor polisi B 94 UIU dengan inisial SB kedua mobil adalah satu perusahaan.

Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, kabid humas Polda Jabar yang datang langsung ke Polres Purwakarta mengatakan, penetapan status tersangka oleh penyidik sudah melalui tahapan prosedur yang ada, dari mulai olah TKP, penyidikan dan melalui pemeriksaan saksi saksi, “dua orang tersangka sudah kita tetapkan saat ini, namun untuk tersangka DH karena yang bersangkutan telah meninggal secara otomatis status hukumnya telah gugur, sedang untuk tersangka SB karena ancaman hukumanya diatas 6 tahun Polres Purwakarta berhak untuk melakukan penahanan, tersangka sendiri dijerat dengan pasal 310 UU nomor 22 tahun 2009 dengan ancaman pidana enam tahun penjara.

Sementara Kapolres Purwakarta AKBP. Matrius, mengatakan, ditetapkanya dua orang tersebut menjadi tersangka karena telah melakukan kelalaian dalam berkendara sehingga menyebabkan orang lain meninggal dunia, luka berat dan ringan serta mengakibatkan kerugian materiil ,”setelah penyidik melakukan olah TKP serta meminta keterangan para saksi, mereka (para tersangka) sah ditetapkan menjadi tersangka karena sudah lalai dalam berkendara sehingga terjadi kecelakaan hingga menyebabkan orang lain meninggal dan mengakibatkan kerugian materi yang tidak sedikit”, jelasnya.

Dua dumb truk tersebut berasal dari perusahaan yang sama, kronologi sehingga terjadi kecelakaan disebabkan diantaranya beban yang dibawa truk melebihi kapasitas sekitar 27 ton lebihnya, salah satu truk awalnya mengalami kecelakaan karena jalan menurun dan cuaca panas mengakibatkan cakram panas dan kemudian rem menjadi blong, truk terguling ditengah jalan tol”selanjutnya mobil dumb truk yang ke 2 juga mengalami rem blong, mengetahui rem blong sopir berasumsi jika di jalur kiri pasti banyak mobil besar yang jalanya lambat sehingga sopir mengambil jalur kanan dan ternyata di jalur kanan banyak mobil dengan kecepatan melambat bahkan berhenti untuk menunggu evakuasi mobil dumb truk yang terguling ditengah jalan tol tadi, tak hayal sebanyak 20 mobil terlibat kecelakaan dan menyebabkan 8 orang meninggal dunia”. Demikian Kapolres Purwakarta AKBP. Matrius.(agus/rega)

Komentar

News Feed