oleh

Bupati Garut Kembali Lantik Pejabat Eselon III dan Eselon IV

Min.co.id-Garut-Sebanyak 157 orang pejabat eselon III dan IV dilantik bertempat di Lapang Apel Setda Garut. Bupati Garut H. Rudy Gunawan memimpin pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat berdasar lampiran Keputusan Nomor : 821.23/Kep.714-BKD/2019 dan Nomor : 821.23/Kep.715-BKD/2019.

Dalam amanatnya Bupati mengatakan, Pelantikan dan pemberhentian atau Rotasi Mutasi di lingkungan kepegawaian Pemerintah Kabupaten Garut merupakan hal yang biasa dalam sebuah institusi karena berbagai hal dan kebutuhan dinas.

Bupati menegaskan, bahwa jabatan adalah ujian yang harus dilalui dengan sungguh-sungguh agar kedepan menjadi lebih baik lagi.

“Saya ingatkan jabatan adalah ujian yang harus dilalui dengan sungguh-sungguh. Selamat untuk semuanya, saya mengajak semua ASN khususnya pejabat eselon III dan IV yang dilantik untuk bersyukur atas nikmat dan kesempatan yang telah diberikan Allah SWT,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Rudy juga memaparkan mengenai SPIP. Dikatakannya SPIP merupakan salah satu sistem pengendalian pemerintah. Disamping itu terdapat sistem lainnya adalah sistem pengendalian Ekstern Pemerintah. SPIP dilaksanakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Inspektorat melalui Aparat Pengawasan Intern Pemerintah/ Sedangkan Sistem Pengendalian Ekstern pemerintah dilaksanakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), DPR/DPRD, Kepolisian, Kejaksaan, Komisi Pemberantasan Korupsi dan lembaga peradilan lainnya

Menurutnya, PP No.60 Tahun 2008 tentang SPIP adalah proses yang integral pada tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan dan seluruh pegawai untuk memberikan keyakinan memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.”

“Dengan adanya SPIP tersebut diharapkan dapat menciptakan kondisi dimana terdapat budaya pengawasan terhadap seluruh organisasi dan kegiatan sehingga dapat mendeteksi terjadinya sejak dini kemungkinan penyimpangan serta meminimalisir terjadinya tindakan yang dapat merugikan negara,” tutupnya.

Sumber: Humas Diskominfo Garut

Komentar

News Feed