Polda Metro Jaya Ungkap Pemasok Shabu Kepada Komedian NN

Min.co.id, Jakarta – Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap pengembangan dan penangkapan DPO lainnya sumber shabu dan yang meletakkannya di pinggir jalan serta jaringan lainnya yang disita dari komedian NN dan suaminnya, siaran pers digelar di halaman gedung Dit Narkoba Polda Metro Jaya, Rabu (7/8/2019).

Kronologi waktu dan tempat kejadian pada Sabtu 3 Agustus 2019 pukul 20.50 WIB di Kamar Tersangka 1 Lt. 2 km No.5 (kos-kosan milik tsk 5), di JI. KH. Agus Salim No. 27 Rt.12/Rw.04, Kel. Sumbergedong, Kec. Trenggalek, Jawa Timur., dilokasi TKP lain pada Sabtu 3 Agustus 2019 pk. 22.25 WIB, di depan kamar tsk 1 Minggu 4 Agustus 2019 pkl 00.15 WIB di rumah tersangka 5 di Desa Pule Rt.65/Rw.9.Kel. Pule Kec. Pule, Kab. Trenggalek, Jawa Timur dan di lokasi TKP 3 pada minggu 4 agustus 2019.

Diketahui tersangka berjumlah 5 orang berinisial K, JAR, DER, GONG, dan NANG.

Kasubdit Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan kronologi penangkapan pemasok shabu kepada NN.

“Di TKP 1 (penangkapan) ditemukan kaleng kemasan permen berisi 2 klip shabu dengan berat total brutto 2,86 gr, 1 kotak rokok berisi 3 klip bekas shabu, 1 set bong botol plastik +3 potong sedotan +4 korek api gas, 4 buah HP. Sedangkan di TKP 2 (Pengembangan) ditemukan kaleng kemasan rokok berisi 12 gr ganja kering dalam kertas cokelat dan papir, kantong hitam berisi 1 klip shabu brutto 28 gr, 1 klip berisi plastik kosong, 1 sendok shabu dan 1 timbangan digital, 2 buah HP. Dan di TKP 3 (Pengembangan) ditemukan 1 ransel berisi 2 plastik shabu terbungkus plastik hitam total brutto 390 gr”

“Kronologis awalnya tim telah melakukan penangkapan terhadap tersangka HD, JJ dan NN, dengan bukti shabu seberat 0,36 gr. Hasil introgasi tersangka HD, shabu didapatkan dari tersangka E (NAPI) dan IP (NAPI) dengan cara diletakan di pinggir jalan di daerah Cibinong oleh K (DPO). Dilakukan penyelidikan K (DPO) diketahui berada di Trenggalek Jawa Timur, sehingga pada Sabtu 3 Agustus 2019 pkl. 20 50 WIB dilakukan penangkapan tsk 1, 2 dan 3 di TKP tersebut di atas”, ujarnya.

Hasil interogasi tsk 1, BB di TKP 1 awalnya dipakai bersama dengan tersangka 2, 3, 4 dan 5, sedangkan saat itu tersangka 4 dan 5 sedang mengambil BB di TKP 3 atas perintah tersangka 1. Lalu BB yang digunakan berasal dari shabu seberat 300 gr yang dibawa tersangka 1 dari Cibinong dan disimpan di rumah tersangka 5 di TKP 3. Shabu seberat 300 gr diperoleh dari A (DPO) dan diterima 17 Juli 2019 di depan Stasiun KRL Cibinong. Tersangka 1 melarikan diri dari Cibinong menuju semarang dijemput tersangka 5 dan langsung menuju trenggalek karena takut tertangkap. Pada kamis 18 Agustus 2019, tersangka 1 mendapat perintah tersangka E mengambil 3 gr shabu dan meletakan di pinggir jalan Cibinong yang diambil tersangka HD.

Pada sabtu 3 Agustus 2019 pkl. 22.25 WIB dilakukan penangkapan tersangka 4 dan 5 di TKP 2 saat kembali dari TKP 3 ditemukan BB tersebut diatas.

Minggu 4 Agustus 2019 pkl 00.15 WIB dilakukan penggeledahan di TKP 3 (rumah tersangka 5) ditemukan BB tersebut di atas.

Hasil dari perbuatannya para tersangka dikenakan pasal Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) juncto Pasal 127 huruf a Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah). (Bis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *