Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan Terjadi di Tol Cipularang

Min.Co.Id-Purwakarta-Diduga akibat sistem pengereman truk bermasalah, tujuh kendaraan terlibat tabrakan beruntun di Tol Cipularang Km 95 atau tepatnya wilayah Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (17/6/2019) sore.

Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi mengatakan kecelakaan awalnya karena sopir truk ini adalah sopir cadangan. Karena bukan mobilnya, lalu saat di TKP remnya menurun (bermasalah), sehingga kaget melihat macet di belokan. Supir kemudian berusaha mengerem namun tidak bisa, dan banting setir ke kanan lalu terguling.

Kecelakaan terjadi ketika ketujuh kendaraan itu melaju dari arah Bandung menuju Jakarta. Setibanya di lokasi kejadian, diduga rem truk blong sehingga menabrak enam kendaraan yang ada di depannya. Kendaraan yang terlibat yakni satu truk kontainer, satu bus angkutan umum dan lima minibus.

Menurut pengakuan Rita, salah satu penumpang bus, kendaraan yang di tumpanginya berada di paling depan dan terasa ketika tertabrak dari belakang. “Bus ini kan paling depan, karena padat jadi jalannya pelan. Tiba-tiba di belakang ada yang nabrak, agak ke dorong ke depan,” ujar Rita.

Ia menjelaskan kendaraan yang terlibat kecelakaan semuanya mengalami kerusakan terutama. “Setelah kejadian, semua penumpang keluar, mobilnya pada rusak parah. Banyak korban juga,” katanya.

Sopir truk yang diketahui merupakan sopir cadangan mengakui rem kendaraan blong. Ia kaget dan membantingkan kemudi hingga kendaraan terguling.

“Remnya blong, saya sudah ngerem dari jauh”, ujar Renaldi yang diboyong polisi.

Ia menjelaskan surat-surat truk itu dipastikan lengkap. Pihaknya akan memeriksa lebih lanjut penyebab kecelakaan ini.

“Faktor kecelakaan masih kita dalami,” kata Rudy didampingi Kapolres Purwakarta AKBP Matrius.

Saat ini korban sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat, namun belum diketahui jumlah dan identitasnya. Sedangkan bangkai kendaraan lainnya dibawa ke pol derek Jatiluhur, untuk bangkai truk kontainer masih terguling di TKP dan belum dievakuasi.(ntmcpolri)

Komentar

News Feed