oleh

Petani Masih Keluhkan Harga Gabah yang Anjlok di Purwakarta

-News-297 views

Min.co.id, Purwakarta – Anjloknya harga gabah kering siap giling membuat para petani menjerit dan merasa tercekik. Pasalnya harga gabah tidak sesuai yang diharapkan, disejumlah wilayah harga gabah terpantau antara 4000-4500 per kilogram.

Harga tersebut sangat menyedihkan bagi para petani yang akan menjualnya. Hal itu seperti disampaikan salah seorang petani yang sedang mengepak padi kering siap giling kedalam puluhan karung.

“Kalau dijual pasti kita akan rugi, kalau tidak di jual kita butuh uang buat keperluan sehari-hari,” ujar Karmin (45), salah seorang petani di Cibatu Purwakarta.

Sehingga, untuk mensiasati agar tidak merugi pihaknya menjual seperlunya saja untuk kebutuhan di rumah, karena harganya tidak bersahabat dan cenderung merugikan.

“Paling jual sekwintal dua kwintal saja, sisanya disimpan. Kecuali kalau nanti ada kebutuhan yang sangat penting dan mendadak baru dijual lagi,” tambah Karmin, sambil membereskan puluhan karung yang berisi gabah kering siap giling, Minggu (7/4/2019).

Hal senada juga disampaikan oleh Ujang (35) petani asal Plered. Anjloknya harga gabah membuat dirinya menahan gabah untuk tidak dijual karena merugikan.

Hanya menjual 2 karung sekitar satu kwintal, karena untuk kebutuhan transportasi pengangkutan padi. Disimpan aja dulu, nanti kalau harganya sudah di kisaran 5500 per kilogram baru kita jual,” singkat Ujang.

Anjloknya harga gabah ditataran para petani diduga akibat saat ini para petani sedang panen raya di wilayah Kabupaten Purwakarta hampir merata sedang melakukan panen.

Bahkan ada beberapa wilayah juga yang sudah panen, dan para petani sedang bersiap untuk menanam padi kembali. (agus)

Komentar

News Feed