oleh

Hj Khofifah Serahkan Bantuan Paket Sembako Ke Pengungsi Banjir

-News-293 views

Min.co.id-Madiun-Saat meninjau banjir di Kab Madiun, Gubernur Jatim Hj Khofifah Indar Parawansa langsung meninjau posko umum Balai Desa Garon Kec Balerejo Kab. Madiun. Disini Gubernur berdialog dengan warga, sekaligus membagikan 100 paket sembako dari Biro Kessos Setdaprov Jatim.

Selain dari Biro Kessos, Gubernur juga menyerahkan bantuan makanan siap saji dan tambahan gizi dari BPBD Prov. Jatim, serta bantuan pakaian dan selimut dari Kementerian Sosial.

Usai berdialog sekitar 20 menit dengan pengungsi, dengan menggunakan perahu karet, Gubernur melanjutkan peninjauannya ke Desa Jeruk Gulung Kec. Balerejo Kab. Madiun. Gubernur meninjau rumah-rumah warga yang tergenang banjir. Selanjutnya, Gubernur mengunjungi Pondok Pesantren Wisma Wisnu yang terdampak banjir.

Usai dari Ponpes Wisma Wisnu, Gubernur melanjutkan peninjauannya ke tanggul yang ada di Kecamatan Balerejo. Saat meninjau tanggul, Gubernur Khofifah melakukan koordinasi dengan Kementerian PU dan instansi terkait. Terakhir, Gubernur Khofifah meninjau posko pengungsian yang ada di Kantor Kecamatan Balerejo, Kab. Madiun.

“Disini saya memastikan agar para pengungsi mendapatkan makanan yang cukup, tempat mengungsi yang layak, air bersih dan MCK. Saya juga melihat disini ada layanan kesehatan bagi warga,” katanya.

Bupati Madiun, H Ahmad Dawami Ragil Saputro mengatakan, hingga saat ini jajaran baik dari Pemkab Madiun dan Forpimda terus melakukan langkah-langkah evakuasi dan mengoptimalkan ketersediaan pangan baik di posko pengungsian maupun rumah-rumah warga terdampak banjir.

“Kami terus berharap dan berusaha agar tidak ada korban jiwa dan jangan sampai ada keterlambatan bantuan penanganan. Kami bersama Forpimda kantornya pindah disini untuk terus memantau dan melakukan koordinasi,” katanya.

Untuk diketahui, tingginya intensitas hujan yang tinggi sejak Selasa (5/3) menyebabkan tiga titik tanggul yang berada di Desa Balerejo, Kec. Balerejo, Kab. Madiun mengalami retakan dan jebol. Hal ini mengakibatkan meluapnya sungai Jeroan yang merupakan anak sungai Madiun. Sehingga pada Rabu (6/3) dini hari pukul 03.00 WIB, air sungai meluap dan menyebabkan banjir di wilayah Kab. Madiun. Tidak hanya di Madiun, luapan sungai Bengawan Solo juga merendam setidaknya 15 kabupaten dan kota se Jawa Timur. (Put)

Komentar

News Feed