oleh

Gubernur Jawa Timur Datangi Warga Yang Terkena Banjir Bandang

-News-214 views
Min.co.id-Madiun-Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turun ke lokasi terjadinya banjir bandang di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (7/3). Pada kunjungannya ini, Gubernur Khofifah menemui warga yang mengungsi di Kantor Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun.
Saat bertemu pengungsi, Gubernur menanyakan kondisi kesehatan pengungsi setelah dievakuasi dari rumahnya yang diterjang banjir. Tak hanya itu, gubernur juga mendatangi Pondok Pesantren Wisma Wisnu yang juga terdampak banjir bandang sejak Rabu kemarin.
Pada kunjungannya ini, beberapa pengungsi menyatakan kepada gubernur bahwa tidak mengalami gangguan kesehatan melainkan kedinginan karena lantai kantor desa dalam kondisi basah. Gubernur Khofifah pun meminta warga untuk tetap bersabar dan menanyakan apa saja kebutuhan pengungsi yang harus dipenuhi.
Sebagai informasi, banjir yang terjadi di Kabupaten Madiun disebabkan oleh luapan anak sungai Bengawan Madiun yang akhirnya membuat sejumlah desa terendam dan melumpuhkan jalan.
Hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir memang telah menyebabkan banjir cukup meluas terutama di wilayah Mataraman seperti Madiun, Ngawi, Nganjuk, Ponorogo, Trenggalek, Kediri, Magetan, Bojonegoro dan Pacitan. Bahkan  banjir juga terjadi di wilayah lain di Jatim, seperti Tuban, Lamongan, Gresik dan Probolinggo.
Di bawah koordinasi BPBD Provinsi Jatim dan Bakorwil terkait, berbagai tindakan telah dilakukan Pemprov Jatim sejak Senin (5/3). Di antara tindakan lapangan yakni berupa bantuan makanan dan air mineral termasuk sembako dan dapur umum, bantuan sandang, selimut dan tenda serbaguna Kemensos, serta bantuan obat-obatan dari Dinas Kesehatan.
Personil yang diterjunkan yakni 50 orang dari BPBD Jatim, 20 orang dari Dinas Kesehatan Jatim, 50 orang dari Dinsos Jatim, serta personil Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) setempat. Tambahan mobilisasi personil terus dilakukan. BPBD Provinsi terus berkoordinasi dengan BPBD dan Pemerintah Kabupaten setempat.
Penyebab Banjir di Jatim
Gubernur Khofifah menilai banjir yang kerap terjadi di Jawa Timur disebabkan oleh luapan sungai. Menurutnya, ada sejumlah sungai yang mengalir di Jawa Timur dan kerap meluap serta menyebabkan banjir di sejumlah daerah saat hujan deras.
“Di antara sungai yang kerap meluap adalah Sungai Bengawan Solo. Sungai itu melintasi sejumlah daerah di Jawa Timur. Selain itu juga ada Sungai Brantas yang berhulu di Kota Batu, Sungai Kemuning di Kabupaten Sampang dan Sungai Welang di Kota Pasuruan,” ujarnya usai menerima Anugerah Perempuan satu digit di Batu, Rabu (6/3).
Sungai-sungai ini sebagian besar adalah sungai nasional. Kecuali Kemuning. Untuk di Sungai Kemuning, ia mulai melakukan penanganan dengan memberikan lempengan pada sungai. Hal itu diharapkan mampu mengurangi terjadinya luapan di Kabupaten Sampang. Sedangkan untuk sungai lainnya, Gubernur Khofifah sudah menyiapkan sudetan supaya aliran air bisa terpecah.(red)

Komentar

News Feed