oleh

Peringati Hari Pers Nasional,14 Wartawan Baca Puisi

-News-196 views

Surabaya-Memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN), 14 penyair yang berprofesi sebagai wartawan membacakan puisi-puisinya dengan tajuk “ Wartawan Penyair Baca Puisi”, di Gedung Barat Balai Pemuda, Jalan Yos Sudarso. Selasa (19/2) malam.

Ke 14 penyair berprofesi wartawan tersebut adalah Amang Mawardi (Surabaya), Sirikit Syah (Surabaya), Toto Sonata (Surabaya), Leres Budi Santoso (Sidoarjo), R. Giryadi (Sidoarjo), Rusdi Zaki (Sidoarjo), dan Lukman Hakim A.G (Sumenep).

Selanjutnya ada Samsudin Adlawi (Banyuwangi), F. Aziz Manna (Sidoarjo), Dyah Ayu Setyorini (Sidoarjo), Ibnu Hajar (Sumenep), Widodo Basuki (Sidoarjo), Jil P. Kalaran (Solo), dan Ribut Wijoto (Sidoarjo).

Heroe Budiarto, Ketua Umum Bengkel Muda Surabaya (BMS) mengungkapkan, bulan Februari bertepatan HPN. Karena itu, BMS mengundang penyair-penyair yang berprofesi sebagai wartawan membacakan puisi karyanya.

Pada pentas “Wartawan Penyair Baca Puisi” nanti, BMS juga menerbitkan buku berisi kumpulan puisi karya 14 penyair. Kumpulan puisi tersebut berjudul “Namaku Hoaks; Sekumpulan Puisi Wartawan.” Buku yang desain sampulnya dikerjakan Amir Kiah tersebut, tebalnya 104 halaman.

Selain pembacaan puisi, di Gedung Barat Balai Pemuda nanti akan dipamerkan dan dijual buku sastra karya ke 14 penyair. Acara tersebut masih dalam rangkaian Bengkel Sastra, salah satu agenda sastra bulanan BMS.

Rencananya, Maret ada pentas baca puisi dan monolog sastrawan/dramawan dari Kota Batu. Selanjutnya, menggelar pentas sastra “Panggil Aku Kartini Saja” pada April. Naskah ditulis Leres Budi Santoso berdasar novel “Panggil Aku Kartini Saja” karya Pramoedya Ananta Toer. (mad)

Komentar

News Feed