oleh

Komisi B Minta Disperindag Gelar Operasi Pasar

-News-265 views

Jatim-Kenaikan beberapa komoditas seperti telur dan cabai mengalami kenaikan menjelang tahun baru, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur diminta operasi pasar.

Anggota komisi B DPRD Jawa Timur Suharti meminta agar terjun ke lapangan untuk mengecek kenaikan harga barang pokok. Mengingat harga cabai, harganya naik dari Rp 30 ribu menjadi Rp 50 ribu perkilogram.

“Untuk mengatasi bagaiamana supaya harga bahan tidak naik kita ingin agar dinas terkait itu bisa segera turun ke lapangan untuk mengecek harga di lapangan apakah sudah sesuai atau melambung tinggi,” kata Suharti ditemui usai rapat paripurna di DPRD Jatim Surabaya, Jumat (28/12).

Menurut Suharti politisi asal fraksi PDIP Jatim ini, kenaikan harga sangat memberatkan masyarakat karena memang, cabai sebagai salah satu kebutuhan utama.

“Kemarin dipasar sudah naik, Dinas terkait harus mengambil tindakan agar harga stabil. Kalau melonjak terus dan tidak antisipasi maka masyarakat yang dirugikan,” tambahnya.

Suharti menilai, Disperindag Jatim harus melakukan operasi pasar. Sehingga, nantinya, harga bahan pokok seperti cabai bisa segera diturunkan.

“Kalau operasi pasar perlu agar harga stabil. Saya sarankan agar turun ke lapangan agar masukan masyarakat bisa ditindaklanjuti. Terutama dengan operasi pasar,” tandasnya.

Suhartik menilai, mahalnya harga cabai itu karena memang di beberapa wilayah Jatim masih belum panen. Meski demikian, dia berharap agar kenaikan itu bisa diantisipasi sehingga tidak memberatkan warga.

“Kalau misalkan cabai tidak gampang karena di Kediri memang ada yang belum waktunya panen sehingga antara stok barang dan permintaan tidak imbang. Kalau waktunya panen harga turun sendiri,” pungkasnya. (pca)

Komentar

News Feed