oleh

Peduli Nasib TKI, Ono Surono Temui 24 TKI Bermasalah di Shelter KBRI Yordania

-News-173 views

Min.co.id-Saat kunjungan kerja Tim Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI ke Parlemen Yordania, ada salah satu anggota DPR RI dari Komisi IV, Ono Surono, ST meluangkan waktunya untuk menemui para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bermasalah di Shelter KBRI Yordania di Amman, pada Rabu 19 Desember 2018.

Hal tersebut disampaikan Ono Surono saat dihubungi LiputanBMI melalui sambungan telepon di Jakarta, pada Sabtu (22/12/2018).

“Saat saya mengunjungi Shelter KBRI di Amman, Yordania, terdapat 24 TKI yang mengalami masalah, mayoritas permasalahan mereka berupa penahanan kepulangan, tidak di gaji, denda izin tinggal, dan selebihnya ada yang dianiaya oleh majikannya sehingga yang bersangkutan meminta perlindungan pemerintah,” ucap anggota DPR RI dari Dapil VIII Jawa Barat.

Ono Surono menceritakan, selain almarhumah Suheni binti Raswa Kosim, TKI asal Indramayu yang jenazahnya siang tadi (Rabu, 19 Desember 2018 pukul 14.00 waktu Yordania) dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Jayamulya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Ono Surono, juga berbincang-bincang langsung dengan Ramini binti Warja, TKI asal Desa Sukagumiwang, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat yang hilang kontak dengan keluarganya selama 12 tahun sejak dirinya berkerja di Yordania, sehingga dirinya harus belajar lagi berbicara menggunakan Bahasa Indonesia.

Lalu ada Suketi, TKI asal Blok Bangkir, Desa Rambatan, Kecamatan Lohbener yang sudah 10 tahun tertahan tidak bisa pulang karena tidak di izinkan oleh majikannya, kemudian Eni, PRT asal Desa Lombang, Kecamatan Juntinyuat, yang masalahnya tidak digaji oleh majikannya.

“Juga ada TKI asal Arjawinangun, Pegagan Lor, Kabupaten Cirebon, serta lainnya tersebar dari berbagai daerah seperti Banten dan Lombok,” jelas, politisi PDI Perjuangan.

Lanjutnya, ia mendapat penjelasan dari Atase Ketenagakerjaan KBRI di Amman, bahwa saat ini pihak Kerajaan Yordania sedang memberikan Amnesti kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yg bermasalah sehingga secara bertahap mereka akan dipulangkan.

“Semoga saja bulan depan mereka (red.24 TKI) semuanya sudah bisa dipulangkan agar kembali berkumpul dengan keluarganya,” harapnya.(min)

Komentar

News Feed